Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Emiten Gocapan Ini Bakal Terbitkan 500 Juta Saham Baru

PT Mitra Telekomunikasi Nusantara Tbk. rencananya akan menerbitkan 500 juta saham baru atau 10 persen dari modal yang ditempatkan.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 20 Juli 2020  |  17:41 WIB
Direktur Utama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk. (MKNT) Jefri Junaedi (kedua kiri), Wakil Direktur Roby Tan (kiri), Direktur Operasional Doane Cahyadi (kedua kanan) dan Direktur Marketing and Sales Artiko Samudro memberikan penjelasan saat paparan publik, di Jakarta, Selasa (5/6/2018). - JIBI/Nurul Hidayat
Direktur Utama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk. (MKNT) Jefri Junaedi (kedua kiri), Wakil Direktur Roby Tan (kiri), Direktur Operasional Doane Cahyadi (kedua kanan) dan Direktur Marketing and Sales Artiko Samudro memberikan penjelasan saat paparan publik, di Jakarta, Selasa (5/6/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – PT Mitra Telekomunikasi Nusantara Tbk. berencana mencari dana segar dengan menerbitkan 500 juta saham baru melalui skema private placement.

Emiten berkode saham MKNT itu rencananya akan menerbitkan 500 juta saham baru atau 10 persen dari modal yang ditempatkan. Perseroan akan melancarkan aksi korporasi itu melalui skema private placement dengan nilai nominal Rp20.

Berdasarkan prospektus yang diterbitkan, MKNT telah menandatangani perjanjiang uang muka setoran modal dengan PT Monjes Investama sebesar Rp25 miliar. Dana ini akan dikonvesikan menjadi saham baru.

Sebagai informasi, PT Monjes Investama merupakan pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 46,13 persen setara dengan 2,30 miliar saham. Setelah aksi korporasi ini terlaksana, maka presentase kepemilikan pemegang saham lain akan terdilusi sebesar 9 persen.

Di sisi lain, terdapat kemungkinan jumlah saham PT Monjes Investama akan bertambah menjadi 2,8 miliar saham.

Sementara itu, MKNT akan menggunakan dana segar untuk memperkuat struktur permodalan. Sekitar Rp18 miliar akan dipakai oleh distributor utama voucher isi ulang Telkomsel itu untuk pengembangan usaha.

Adapun sisanya sebesar Rp7 miliar digunakan untuk mendukung kegiatan entitas usaha. Manajemen mengungkapkan alasan penerbitan saham baru karena saat covid-19 perseroan membutuhkan tambahan modal yang cepat.

Hal itu, ungkap Manajemen, untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja keuangan perseroan. Sebagai informasi, selama tahun berjalan saham MKNT terparkir di level Rp50 per unit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mknt private placement
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top