Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Minna Padi Investama Sekuritas (PADI) Tutup Galeri Investasi Bandung

Emiten berkode saham PADI itu memutuskan untuk melakukan penutupan Galeri Investasi Bandung
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 20 Juli 2020  |  14:20 WIB
Karyawan beraktivitas di depan patung banteng di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan beraktivitas di depan patung banteng di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. memutuskan penutupan Galeri Investasi Perseroan yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat.

Lewat keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (20/7/2020), Minna Padi Investama Sekuritas menyampaikan surat keputusan yang ditandatangani oleh Direktur Utama Djoko Joelijanto dan Direktur Martha Susanti.

Manajemen emiten berkode saham PADI itu memutuskan untuk melakukan penutupan Galeri Investasi Bandung. Surat keputusan itu berlaku sejak ditekennya keputusan pada 15 Juli 2020.

“Galeri Investasi Bandung tidak memberikan keuntungan,” tulis Direksi PADI lewat keterbukaan informasi di BEI, Senin (20/7/2020).

Dalam suratnya, Djoko dan Martha menjelaskan bahwa kontribusi Galeri Investasi sangat kecil. Sementara itu, kantor pusat selama ini harus memberikan subsidi atas biaya operasional.

“Apabila terdapat kekeliruan atau kesalahan dalam surat keputusan ini akan dilakukan perubahan atau peninjauan kembali serta apabila terdapat hal-hal yang belum diatur dalam Surat Keputusan ini akan diatur kemudian dalam ketentuan tersendiri,” tulis Manajamen PADI.

Berdasarkan data Bloomberg, saham PADI dimiliki 97,09 persen oleh masyarakat per 30 Juni 2020. Sisanya, 2,67 persen dimiliki oleh Eveline Listijosuputro dan Henry Kurniawan Latief 0,24 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aksi emiten galeri investasi Minna Padi Investama Sekuritas
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top