Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Diborong Asing, Bank Central Asia (BBCA) Topang Penguatan IHSG

Laju emiten berkode saham BBCA itu langsung menguat 100 poin ke level Rp22.250 pada pembukaan perdagangan, Selasa (24/3/2020).
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 24 Maret 2020  |  09:50 WIB
Nasabah melalukan transaksi lewat mesin anjungan tunai mandiri (ATM) milik PT Bank Central Asia Tbk (BCA) di Jakarta, Senin (9/7/2018). Bisnis - Nurul Hidayat
Nasabah melalukan transaksi lewat mesin anjungan tunai mandiri (ATM) milik PT Bank Central Asia Tbk (BCA) di Jakarta, Senin (9/7/2018). Bisnis - Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Aksi beli investor asing membawa saham PT Bank Central Asia Tbk. melaju hingga 10 persen pada sesi perdagangan, Selasa (24/3/2020).

Berdasarkan pantauan Bisnis.com, laju emiten berkode saham BBCA itu langsung menguat 100 poin ke level Rp22.250 pada pembukaan perdagangan, Selasa (24/3/2020). Pergerakan saham lanjut menghijau hingga menguat 2.300 poin atau 10,38 persen ke level Rp24.450 hingga pukul 09:29 WIB.

Sampai dengan 09:30 WIB, investor asing tercatat melakukan pembelian Rp310,9 miliar dan penjualan Rp223,9 di saham BBCA. Dengan demikian, investor asing mencetak net buy atau beli bersih Rp87,55 miliar.

Seperti diketahui, saham BBCA menjadi sasaran aksi jual investor asing untuk periode berjalan 2020. Posisi net sell asing tercatat senilai Rp4,5 triliun hingga perdagangan, Selasa (24/3/2020).

Kondisi itu membuat saham BBCA tertekan. Laju harga anggota Grup Djarum itu di pasar modal telah mengalami koreksi sekitar 26,10 persen dengan kapitalisasi pasar senilai Rp608,36 triliun hingga, Selasa (24/3/2020) pukul 09:36 WIB.

Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 111,250 poin atau 2,78 persen ke level 4.100,758 hingga Selasa (24/3/2020) pukul 09:37 WIB. 203 saham tercatat menghijau dan hanya 96 saham memerah.

Produsen farmasi milik negara, PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) memimpin penguatan dengan menguat 24,55 persen atau 205 poin ke level Rp1.040. Tidak sendirian, emiten farmasi pelat merah lainnya, PT Indofarma Tbk. (INAF), juga menguat 24,11 persen atau 165 poin ke level Rp870.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG bca investasi asing
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top