Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Berita Populer Market, Minyak Mentah Terus Melemah dan Dampak Kebakaran Hutan di Australia terhadap Saham Adaro

Kabar meredanya ketegangan di Timur Tengah dan minyak mentah terus melemah jadi berita terpopuler kanal Market, Selasa (14/1/20).
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 14 Januari 2020  |  19:52 WIB
Harga Minyak WTI - Reuters
Harga Minyak WTI - Reuters

1. Ketegangan Timur Tengah Reda, Minyak Mentah Terus Melemah

Harga minyak mentah menetap di level terendah sejak awal Desember pada perdagangan Senin (13/1/2020) karena meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Berdasarkan data Bloomberg, minyak mentah Brent untuk kontrak Maret turun 0,78 poin ke level US$64,20 per barel, baca selengkapnya di sini

2. Batu Bara Newcastle Memanas, Bagaimana Laju Saham ADRO?

Harga batu bara di bursa Newcastle sedang memanas sejalan dengan bencana kebakaran lahan di sebagian wilayah di Australia.

Bagaimana dampaknya terhadap saham emiten yang memiliki tambang batu bara di Negeri Kanguru, PT Adaro Energy Tbk. (ADRO)? Baca selengkapnya di sini

3. Wijaya Karya (WIKA) Bidik Kontrak Baru Rp65 Triliun pada 2020

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. membidik kontrak baru sekitar Rp65 triliun pada 2020. Nilai ini lebih tinggi dari target tahun lalu yang senilai Rp61,74 triliun.

Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana mengatakan proyeksi kontrak baru tahun ini lebih tinggi karena 2019 merupakan tahun yang berat bagi perusahaan konstruksi. Baca selengkapnya di sini

4. Arwana Citramulia (ARNA) Siapkan Belanja Modal Rp165 Miliar

PT Arwana Citramulia Tbk. mengalokasikan belanja modal senilai Rp165 miliar pada tahun ini.

Chief Operation Officer (COO) Arwana Citramulia Edy Suyanto mengatakan capital expenditure tersebut antara lain digunakan untuk ekspansi pabrik baru di Mojokerto. Baca selengkapnya di sini

5. Tawarkan Obligasi Global, Tower Bersama (TBIG) Cari Dana US$350 Juta

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. menawarkan kupon sebesar 4,25% untuk instrumen surat utang global senilai US$350 juta yang bakal tercatat di Bursa Singapura.

Dikutip dari keterangan resminya, Direktur Keuangan sekaligus Sekretaris Perusahaan Tower Bersama Infrastructure Helmy Yusman Santoso mengatakan penawaran dilakukan hingga 21 Januari 2020. Baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

adaro minyak mentah
Editor : Surya Rianto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top