5 Berita Populer Market, Gurihnya Prospek ICBP dan Menteri BUMN Bakal Fokus Benahi Jiwasraya dan Krakatau Steel

Kabar produk indomie yang didapuk sebagai mi instan terenak versi Los Angeles Times dan prospek sahamnya jadi berita terpopuler kanal Market, Selasa (12/11/19).
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 12 November 2019  |  19:25 WIB
5 Berita Populer Market, Gurihnya Prospek ICBP dan Menteri BUMN Bakal Fokus Benahi Jiwasraya dan Krakatau Steel
Indomie - Ilustrasi/indofood.com

1. Pamor Indomie dan Gurihnya Prospek Indofood CBP (ICBP)

Sudahkah Anda mencoba Indomie Barbeque Chicken? Produk mi instan racikan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. itu didapuk sebagai mi instan terenak versi Los Angeles Times.

Selain Indomie Barbeque Chicken, Indomie Goreng original juga menempati peringkat ke-10 terbaik dari 31 mi instan yang telah dicoba LA Times. Baca selengkapnya di sini

2. Menteri BUMN Fokus Benahi Jiwasraya dan Krakatau Steel (KRAS)

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan fokus utama saat ini adalah perbaikan BUMN sebelum berlaga di tataran global.

Dia mengatakan ke depan BUMN harus menjadi lokomotif yang bisa bersaing di luar negeri. Namun, hal ini merupakan rencana beberapa tahun ke depan. Baca selengkapnya di sini

3. Mampukah ERAA Kembali Memantul ke Level Rp2.000?

Saham peritel gawai, PT Erajaya Swasembada Tbk. akan segera masuk dalam indeks MSCI Small Cap Indonesia. Bagaimana prospek saham dan kinerja emiten berkode saham ERAA itu?

Pada periode Januari-September 2019, penjualan Erajaya bisa dibilang belum memuaskan. Baca selengkapnya di sini

4. Pinjaman 'Ilegal' Hanson International (MYRX) dan Mahalnya Kepercayaan Investor

PT Hanson International Tbk. kembali menjadi sorotan publik lantaran disemprit oleh Satuan Tugas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan.

Mengapa aktivitas pengumpulan dana yang sudah berlangsung sejak 2016 baru terangkat ke permukaan sekarang? Baca selengkapnya di sini

5. Harga Nikel Global Rontok karena Indonesia

Harga nikel jatuh di bawah US$16.000 per ton setelah pemerintah Indonesia mengizinkan beberapa produsen untuk mengekspor bijih nikel, penangguhan larangan ekspor singkat.

Berdasarkan data Bloomberg, harga nikel di London Metal Exchange (LME) ditutup amblas 3,86 persen, baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, erick thohir

Editor : Surya Rianto
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top