5 Berita Populer Market, TINS Lanjut Pangkas Produksi dan Tahan Ekspor dan Ini Picu Penguatan Harga CPO

Kabar PT Timah (Persero) Tbk. yang melanjutkan pemangkasan produksi dan pengurangan volume ekspor timah jadi berita terpopuler kanal Market hari ini, Selasa (8/10/2019).
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 08 Oktober 2019  |  20:06 WIB
5 Berita Populer Market, TINS Lanjut Pangkas Produksi dan Tahan Ekspor dan Ini Picu Penguatan Harga CPO
Ekskavator mengangkut tanah ke truk di tambang terbuka milik PT Timah Tbk. di Pemali, Bangka, Indonesia, Kamis (25/7/2019). - Reuters/Fransiska Nangoy

1. Harga Loyo, PT Timah (TINS) Lanjut Pangkas Produksi dan Tahan Ekspor

PT Timah (Persero) Tbk. melanjutkan pemangkasan produksi dan pengurangan volume ekspor timah sejalan dengan rendahnya harga di pasar global.

Direktur Utama Timah Mochtar Riza Pahlevi mengatakan bahwa perseroan telah mengeluarkan kebijakan efektivitas dan efisiensi pada operating cost, terutama volume eskpor menyikapi harga timah yang rendah. Baca selengkapnya di sini

2. Dua Sentimen Ini Picu Penguatan Harga CPO

Harga minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) memanas pada Selasa (8/10/2019), karena data dari Malaysia menunjukkan produksi di negara produsen CPO terbesar kedua itu melemah dari perkiraan pasar.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak kelapa sawit kontrak pengiriman Desember 2019 di Bursa Derivatif Malaysia naik tipis 0,65 persen, baca selengkapnya di sini

3. Segera Divestasi, Berapa Nilai Pasar 20 Persen Saham Vale Indonesia (INCO)?

PT Vale Indonesia Tbk. segera mendivestasikan 20 persen saham perseroan kepada PT Inalum (Persero). Berapa nilai pasar saham tersebut?

Berdasarkan data Bloomberg, saham emiten bersandi INCO itu terkoreksi 40 poin atau 1,1% ke level Rp3.570 per saham pada akhir sesi I perdagangan Selasa (8/10/2019). INCO bergerak pada kisaran Rp3.570-Rp3.640. Baca selengkapnya di sini

4. Dharma Satya Nusantara (DSNG) Rampungkan Pabrik Sawit Kesepuluh

Emiten perkebunan PT Dharma Satya Nusantara Tbk. menyelesaikan pabrik pengolahan kelapa sawit (PKS) ke-10 di Kalimantan Barat.

Dengan begitu, emiten berkode saham DSNG itu saat ini memiliki kapasitas pengolahan sampai 540 ton per jam. Adapun pabrik anyar memiliki kapasitas mencapai 30 ton per jam. Baca selengkapnya di sini

5. Pasar Berebut Stok Nikel Jelang Larangan Ekspor Indonesia

Nikel menjadi rebutan di pasar sejak awal September 2019, seiring dengan mendekatnya penerapan kebijakan larangan ekspor bijih nikel oleh Indonesia.

Kebijakan tersebut diberlakukan dua tahun lebih awal dari rencana semula, yakni mulai efektif pada awal 2020. Baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kelapa sawit, timah

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top