Transaksi Broker Saham Terpapar Eskalasi Perang Dagang dan Demo

Nilai transaksi broker pada kuartal III/2019 semakin tak berdaya, terhempas oleh isu perlambatan ekonomi global akibat perang dagang ASChina serta beberapa aksi demonstrasi di ibukota negara.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 06 Oktober 2019  |  15:46 WIB
Transaksi Broker Saham Terpapar Eskalasi Perang Dagang dan Demo
Karyawan mengamati pergerakan indeks harga saham gabungan di salah satu kantor sekuritas di Jakarta. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA—Nilai transaksi broker pada kuartal III/2019 semakin tak berdaya, terhempas oleh isu perlambatan ekonomi global akibat perang dagang AS—China serta beberapa aksi demonstrasi di ibukota negara.

Berdasarkan data Bloomberggross value pada kuartal III/2019 tercatat senilai Rp1.099 triliun atau turun 4,01 persen dibandingkan kuartal sebelumnya yang senilai Rp1.145 triliun.

Namun, nilai tersebut mengalami kenaikan 15,32 persen secara tahunan dari posisi Rp952,98 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Secara bulanan, nilai transaksi harian broker pada September merosot 7,50 persen menjadi Rp341,11 triliun dibandingkan bulan sebelumnya yang senilai Rp368,80 triliun.

Adapun, di sepanjang kuartal ketiga ini, perusahaan efek asal Korea Selatan Mirae Asset Sekuritas menempati posisi broker teraktif dengan gross value sebesar Rp57,96 triliun.

Selanjutnya, perusahaan sekuritas pelat merah Mandiri Sekuritas menyusul dengan nilai transaksi sebesar Rp57,06 triliun.

Satu lagi perusahaan efek Tanah Air yang masuk ke dalam 10 besar perusahaan sekuritas dengan nilai transaksi tertinggi adalah Indo Premier Sekuritas yang menempati posisi ke-9 dengan gross value senilai Rp34,50 triliun.

Securities senilai Rp43,21 triliun, dan Macquarie Capital Securities senilai Rp41 triliun. (lihat tabel)

Adapun saham yang sering diperdagangkan oleh Mirae Asset Sekuritas a.l. PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL), PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS), PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META), PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP).

Sedangkan saham yang sering diperdagangkan oleh Mandiri Sekuritas didominasi oleh saham perbankan seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI). Sementara yang diluar perbankan ada PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM), PT Astra International Tbk. (ASII), dan HMSP.

Data Transaksi Broker Kuartal III/2019
NoPerusahaan SekuritasDalam triliun rupiah
1Mirae Asset Sekuritas57,96
2Mandiri Sekuritas57,06
3CIMB Securities Indonesia50,90
4Maybank Kim Eng Securities47,58
5UBS Securities Indonesia46,13
6CLSA Indonesia42,67
7Morgan Stanley Indonesia41,59
8Credit Suisse Securities41,01
9Indo Premier Sekuritas34,50
10J.P.Morgan Sekuritas Indonesia33,36

 Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
broker, sekuritas, transaksi saham

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top