Kurs Tengah Melemah 35 Poin, Mata Uang Asia Tertekan

Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Rabu (25/9/2019) di level Rp14.134 per dolar AS, melemah 35 poin atau 0,24 persen dari posisi Rp14.099 pada Selasa (24/9/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 25 September 2019  |  11:45 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Rabu (25/9/2019) di level Rp14.134 per dolar AS, melemah 35 poin atau 0,24 persen dari posisi Rp14.099 pada Selasa (24/9/2019).

Kurs jual ditetapkan di Rp14.205 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.063 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp142.

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 25 poin atau 0,18 persen ke level Rp14.139 per dolar AS pada pukul 10.44 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (24/9), rupiah berakhir di level 14.114 per dolar AS dengan depresiasi 0,21 persen atau 29 poin, pelemahan hari kedua. Rupiah mulai melanjutkan pelemahannya pagi ini, Rabu (25/9), dengan dibuka terdepresiasi tipis 6 poin atau 0,04 persen di level 14.120.

Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.120-Rp14.142 per dolar AS.

Bersama rupiah, mata uang lainnya di Asia mayoritas melemah, dipimpin won Korea Selatan yang terdepresiasi 0,26 persen terhadap dolar AS pukul 11.12 WIB (lihat tabel).

Pergerakan kurs mata uang di Asia terhadap dolar AS

Mata uang

Kurs

Pergerakan (persen)

Won Korea Selatan

1.198,68

-0,26

Yen Jepang

107,33

-0,24

Peso Filipina

52,270

-0,21

Baht Thailand

30,606

-0,19

Rupiah

14.139

-0,18

Yuan Offshore China

7,1171

-0,15

Ringgit Malaysia

4,1855

-0,09

Rupee India

71,0700

-0,08

Dolar Singapura

1,3766

-0,06

Yuan Onshore China

7,1169

-0,01

Dolar Hong Kong

7,8389

+0,02

Dolar Taiwan

31,007

+0,01

Dilansir dari Bloomberg, mayoritas mata uang di Asia bergerak ke posisi lebih rendah di tengah kekhawatiran bahwa proses penyelidikan impeachment (pemakzulan) atas Presiden Donald Trump dapat mengalihkan fokus pasar dari perundingan perdagangan AS-China.

Pada Selasa (24/9), Ketua Dewan Pewakilan Rakyat (DPR) AS Nancy Pelosi mengumumkan akan membuka penyelidikan proses pemakzulan secara resmi terhadap Presiden Donald Trump, karena tuduhan meminta bantuan asing untuk menyingkirkan pesaing politik Trump menjelang pilpres AS 2020.

“Pasar memperhatikan dampak negatif dari perang perdagangan AS-China dan kemungkinan persoalan ini tidak akan terselesaikan segera,” ujar Mingze Wu, pedagang valas di INTL FCStone Global Payments, Singapura.

Menurut Wu, rupiah dan mata uang lainnya di kawasan Asia akan tetap berada di bawah tekanan dalam waktu dekat.

Seiring dengan pergerakan mata uang Asia, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau menanjak 0,163 poin atau 0,17 persen ke level 98,500 pada pukul 11.02 WIB.

Pergerakan indeks dolar sebelumnya dibuka dengan kenaikan tipis 0,044 poin di level 98,381. Pada perdagangan Selasa (24/9), indeks ditutup terkoreksi 0,27 persen atau 0,262 poin di posisi 98,337.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)

Tanggal

Kurs

25 September

14.134

24 September

14.099

23 September

14.077

20 September

14.085

19 September

14.099

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Gonjang Ganjing Rupiah, kurs tengah bi

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top