Kurs Tengah Melemah 22 Poin, Mata Uang Asia Bergerak Flat

Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Selasa (24/9/2019) di level Rp14.099 per dolar AS, melemah 22 poin atau 0,15 persen dari posisi Rp14.077 pada Senin (23/9/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 24 September 2019  |  11:56 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Selasa (24/9/2019) di level Rp14.099 per dolar AS, melemah 22 poin atau 0,15 persen dari posisi Rp14.077 pada Senin (23/9/2019).

Kurs jual ditetapkan di Rp14.169 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.029 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp140.

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah tipis 10 poin atau 0,07 persen ke level Rp14.095 per dolar AS pada pukul 09.52 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (23/9), rupiah berakhir di level 14.085 per dolar AS dengan depresiasi 0,21 persen atau 30 poin. Sebelum melanjutkan pelemahannya pagi ini, Selasa (24/9), rupiah sempat bangkit ketika dibuka terapresiasi tipis 5 poin atau 0,04 persen di level 14.080.

Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.080-Rp14.095 per dolar AS.

Mata uang lainnya di Asia bergerak variatif, dengan rupee India yang terapresiasi 0,17 persen terhadap dolar AS memimpin penguatan di antara sejumlah mata uang. Sebaliknya, baht Thailand terpantau terdepresiasi paling dalam sebesar 0,16 persen pukul 11.03 WIB (lihat tabel).

Pergerakan kurs mata uang di Asia terhadap dolar AS

Mata uang

Kurs

Pergerakan (persen)

Rupee India

70,8075

+0,17

Dolar Taiwan

31,000

+0,04

Ringgit Malaysia

4,1780

+0,04

Yuan Onshore China

7,1164

+0,02

Dolar Singapura

1,3777

+0,02

Yen Jepang

107,53

+0,02

Dolar Hong Kong

7,8379

+0,01

Baht Thailand

30,525

-0,16

Peso Filipina

52,250

-0,15

Won Korea Selatan

1.195,20

-0,09

Rupiah

14.095

-0,07

Yuan Offshore China

7,1137

-0,05

Dilansir dari Bloomberg, sebagian besar mata uang di Asia bergerak flat di tengah harapan atas progres pembicaraan perdagangan AS-China. Akan tetapi, kekhawatiran pasar bertahan seputar pertumbuhan global menyusul data ekonomi yang suram dari Eropa.

Nilai tukar euro melemah setelah sebuah survei menunjukkan aktivitas bisnis Eropa mandek, dan bahkan tampak mundur di ekonomi terbesar kawasan tersebut, Jerman, di mana resesi manufaktur semakin dalam.

Seiring dengan pergerakan mata uang Asia, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau naik tipis 0,062 poin atau 0,06 persen ke level 98,661 pada pukul 10.53 WIB.

Pergerakan indeks dolar sebelumnya dibuka dengan kenaikan 0,048 poin di level 98,647. Pada perdagangan Senin (23/9), indeks ditutup menguat 0,09 persen atau 0,086 poin di posisi 98,599.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)

Tanggal

Kurs

24 September

14.099

23 September

14.077

20 September

14.085

19 September

14.099

18 September

14.080

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kurs tengah bi

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top