5 Berita Populer Market, Saham Emiten GGRM Jadi Perbincangan di Twitter dan Ini Emiten yang Meneguk Segarnya Bisnis Pengolahan Air

Kabar saham PT Gudang Garam Tbk, yang menjadi perbincangan di media sosial Twitter jadi berita terpopuler kanal Market hari ini, Jumat (13/9/2019).
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 13 September 2019  |  19:35 WIB
5 Berita Populer Market, Saham Emiten GGRM Jadi Perbincangan di Twitter dan Ini Emiten yang Meneguk Segarnya Bisnis Pengolahan Air
Warga melintas di depan kantor pusat pabrik rokok PT Gudang Garam Tbk di Kediri, Jawa Timur, Selasa (30/8). - Antara/Prasetia Fauzani

1. Saham Emiten GGRM Jadi Perbincangan di Twitter, Ada Apa?

Saham PT Gudang Garam Tbk, dengan kode emiten GGRM tengah menjadi perbincangan di media sosial Twitter pada Kamis (12/9/2019) malam.

Pasalnya, ada transaksi yang dinilai warganet 'salah input' karena lonjakan yang sangat tinggi terjadi pada perdagangan Kamis (12/9/2019) siang. Baca selengkapnya di sini

2. 3 Emiten Meneguk Segarnya Bisnis Pengolahan Air

Sejumlah emiten sektor infrastruktur terus melebarkan sayap bisnis penyediaan air bersih seiring dengan kebutuhan masyarakat yang meningkat.

PT Nusantara Infrastructure Tbk. merupakan salah satu emiten konstruksi yang ingin memperdalam ekspansinya di sektor air bersih. Baca selengkapnya di sini

3. Harga Batu Bara Meredup, Ini Strategi Bumi Resources (BUMI)

Emiten pertambangan PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) berencana merevisi harga acuan sejalan dengan laju batu bara yang kian melandai.

Sekretaris Perusahaan Bumi Resources Dileep Srivastava mengatakan perseroan akan merevisi harga acuan yang ada di sekitar US$54-US$56 per metrik ton pada 2019 dan US$59 per metrik ton pada 2018. Baca selengkapnya di sini

4. Harga Batu Bara Bergerak Turun, INDY & TOBA Lanjutkan Efisiensi

Dua emiten pertambangan batu bara, PT Indika Energy Tbk. dan PT Toba Bara Sejahtra Tbk. melanjutkan efisiensi biaya di tengah merosotnya harga komoditas tersebut.

Sebagai informasi, Kementerian ESDM telah menetapkan harga batu bara acuan (HBA) pada periode September 2019 senilai US$65,79 per ton, baca selengkapnya di sini

5. Japfa Comfeed (JPFA) Targetkan Ekspor Pakan Ternak ke Timor Leste Capai 1.000 Ton

Emiten perunggasan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) melakukan ekspor perdana produk pakan ternak ke Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) sebanyak 40 ton.

Rachmat Indrajaya, Direktur Corporate Affairs Japfa Comfeed Indonesia, mengatakan perseroan menargetkan volume ekspor pakan ternak ke Timor Leste bisa mencapai 1.000 ton sampai akhir tahun ini. Baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gudang garam, saham

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top