Saham Emiten GGRM Jadi Perbincangan di Twitter, Ada Apa?

Ada transaksi yang dinilai warganet 'salah input' karena lonjakan yang sangat tinggi terjadi pada perdagangan Kamis (12/9/2019) siang.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 12 September 2019  |  23:35 WIB
Saham Emiten GGRM Jadi Perbincangan di Twitter, Ada Apa?
Warga melintas di depan kantor pusat pabrik rokok PT Gudang Garam Tbk di Kediri, Jawa Timur, Selasa (30/8). - Antara/Prasetia Fauzani

Bisnis.com, JAKARTA - Saham PT Gudang Garam Tbk, dengan kode emiten GGRM tengah menjadi perbincangan di media sosial Twitter pada Kamis (12/9/2019) malam. 

Pasalnya, ada transaksi yang dinilai warganet 'salah input' karena lonjakan yang sangat tinggi terjadi pada perdagangan Kamis (12/9/2019) siang. 
 
Pantauan Bisnis.com, saham sektor rokok tersebut dibuka pada perdagangan pagi ini di harga Rp69.500 dan sempat turun menjelang waktu makan siang. 
 
Setelah waktu makan siang sekitar pukul 14.00 WIB, harga sahamnya langsung melesat pada puncaknya pukul 14.45 WIB di angka Rp74.550.
 


Tak butuh waktu lama, kurang dari satu jam, harga sahamnya langsung terjun bebas di angka Rp66.850 pada pukul 15.20 WIB, dan ditutup pada angka Rp68.025 pada perdagangan Kamis (12/9/2019). 
 
Fluktuatifnya harga saham GGRM dalam kurun waktu 80 menit tersebut menimbulkan tanda tanya besar bagi warganet yang berbondong-bondong mengungkapkan pendapatnya melalui laman media sosial Twitter. 
 
Banyak yang bahkan tidak percaya pergerakan harga saham GGRM bisa secepat itu melesat tanpa sentimen positif yang berhembus.
 


 "Nasibnya broker yang salah input jumlah lot GGRM hari ini gimana ya," tulis akun @liberalstud. 
 
"Sebuah anomali saham GGRM wkwkw. Kesalahan kecil berakibat fatal," tulis akun @zulman1. 
 
"#IHSG luar biasa saham sekelas GGRM pun digoreng," tulis akun @BianCook. 
 
Hingga pukul 23.18 WIB pada Kamis (12/9/2019) malam, GGRM terpantau menjadi trending topic urutan 20  jejaring media sosial Twitter di kawasan Indonesia karena banyak yang masih membicarakannya. 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
saham, unik

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top