Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

5 Berita Terpopuler Market, Garuda Bukukan Laba Bersih US$19,7 Juta Kuartal I/2019 dan Ini Prospek Saham Unilever

Kabar Garuda Indonesia yang melaksanakan public expose restatement LKT 2018 dan LK Q1 2019 jadi berita terpopuler kanal Market hari ini, Jumat (26/7/2019).
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 26 Juli 2019  |  19:11 WIB
Kinerja Garuda Indonesia mulai bangkit setelah kembali mendulang laba pada kuartal I/2019 senilai US20,48 juta. Namun, emiten pelat merah itu malah mendapatkan tekanan bertubi-tubi dari dugaan kartel harga hingga polemik laporan keuangan 2018.  -  Paulus Tandi Bone
Kinerja Garuda Indonesia mulai bangkit setelah kembali mendulang laba pada kuartal I/2019 senilai US20,48 juta. Namun, emiten pelat merah itu malah mendapatkan tekanan bertubi-tubi dari dugaan kartel harga hingga polemik laporan keuangan 2018. - Paulus Tandi Bone

1. Public Expose Restatement : Garuda Bukukan Laba Bersih US$19,7 Juta Kuartal I/2019

Garuda Indonesia melaksanakan public expose restatement LKT 2018 dan LK Q1 2019 hari ini, Jumat (26/7),

Hal itu sehubungan dengan hasil putusan Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar laporan keuangan Garuda Indonesia 2018 (LKT 2018) perlu disajikan ulang (restatement), baca selengkapnya di sini

2. Laba Unilever Tumbuh 5,21 Persen, Begini Prospek Sahamnya

Sejumlah analis menilai saham PT Unilever Indonesia Tbk. masih menarik kendati pertumbuhan laba bersih masih di kisaran single digit.

Kepala Riset Samuel Sekuritas Indonesia Suria Dharma mengatakan, laba Unilever masih tumbuh single digit. Adapun, pendapatan sebenarnya tumbuh lebih tinggi jika tidak memperhitungkan segmen spread pada tahun lalu. Baca selengkapnya di sini

3. Laporan Keuangan 2018 Diperbaiki, Garuda Indonesia (GIAA) Tak Jadi Untung

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. telah memperbaiki pencatatan laporan keuangan 2018. Alhasil, perseroan yang sebelumnya mencatatkan laba, kini berbalik menjadi rugi.

Perbaikan tersebut turut disampaikan melalui keterbukaan informasi di laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (26/7/2019). Baca selengkapnya di sini

4. Penjualan Tertekan, Tapi Laba Fajar Surya Wisesa (FASW) Tumbuh 46 Persen

PT Fajar Surya Wisesa Tbk. mengantongi pertumbuhan laba bersih sebesar 46 persen, kendati penjualan perseroan tertekan.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2019, produsen kertas kemasan ini mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp4,33 triliun. Baca selengkapnya di sini

5. Semester I/2019, Laba Bersih Bayan Resources (BYAN) Tertekan Harga Batu Bara

PT Bayan Resources Tbk. membukukan penurunan laba bersih 34,24 persen secara tahunan pada semester I/2019.

Berdasarkan laporan keuangan semester I/2019, yang dikutip Jumat (26/7/2019), Bayan Resources membukukan pendapatan US$858,57 juta per akhir Juni 2019 atau naik tipis 2,57 persen dari US$837,09 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Baca selengkapnya di sini


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

garuda indonesia unilever
Editor : Surya Rianto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top