Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bahana PUI Kantongi Pipeline IPO 5 Perusahaan

PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) telah mengantongi pipeline sejumlah calon perseroan yang ingin melakukan penawaran umum perdana saham atau IPO pada 2019.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 13 Maret 2019  |  15:33 WIB
Pekerja melintas di depan layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jum'at (22/2/2019). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Pekerja melintas di depan layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jum'at (22/2/2019). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) telah mengantongi pipeline sejumlah calon perseroan yang ingin melakukan penawaran umum perdana saham atau IPO pada 2019.

“Mungkin sekitar 5 [perseroan] baik BUMN maupun non-BUMN,” ujar Direktur Utama Bahana Pembinaan Usaha indonesia Marciano H Herman di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Dia belum membeberkan secara detail perseroan yang berada dalam pipeline rencana IPO tahun ini. Menurutnya, salah satu pertimbangan untuk mengeksekusi aksi korporasi tersebut yakni pemilihan umum (Pemilu) 2019.

Marciano memproyeksikan apabila Pemilu 2019 berlangsung dengan baik maka pertumbuhan pasar modal akan kembali melaju kencang. Kondisi itu diperkirakan akan mendorong perseroan untuk IPO.

Akan tetapi, faktor eksternal juga tetap menjadi bahan pertimbangan dari calon emiten yang ingin melantai di Bursa Efek Indonesia. “Kuncinya ada di Pemilu 2019 untuk eksekusi IPO tahun ini,” jelasnya.

Untuk calon emiten dari sektor swasta, dia mengatakan bahwa calon emiten dalam keadaan siap begitu terdapat peluang dan terjadi kenaikan permintaan. Artinya, perseroan dalam kondisi siap untuk masuk ke pasar modal.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno mengungkapkan terdapat beberapa entitas anak usaha pelat merah yang telah meminta izin untuk melakukan penawaran umum perdana saham. Kendati demikian, pihaknya masih melihat dan mempertimbangkan kondisi pasar.

“Kalau IPO [2019] mungkin tiga anak usaha. Paling maksimum 3 tahun ini,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia ipo bahana
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top