Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Awal Pekan Depan, IHSG Diprediksi Menguat

Artha Sekuritas Indonesia memproyeksikan indeks harga saham gabungan akan menguat pada perdagangan perdana pekan depan setelah ditutup melemah pada sesi sebelumnya.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 15 Desember 2018  |  12:33 WIB
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Jumat (9/11/2018). - JIBI/Abdullah Azzam
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Jumat (9/11/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA— Artha Sekuritas Indonesia memproyeksikan indeks harga saham gabungan (IHSG) akan menguat pada perdagangan perdana pekan depan setelah ditutup melemah pada sesi sebelumnya.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher Jordan menjelaskan bahwa indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,13% ke level 6.169,84 pada penutupan perdagangan, Jumat (14/12/2018). Sektor saham pertambangan dan sektor saham industri dasar menjadi penekan pergerakan dengan koreksi masing-masing 0,65% dan 0,62%.

Untuk sesi perdagangan, Senin (17/12/2018), Dennies memproyeksikan IHSG akan menguat. Pergerakan diprediksi berada di level resistance pertama 6.182 dan resiastance kedua 6.196 selanjutnya support pertama 6.157 dan support kedua 6.146.

Secara teknikal, sambungnya, candlestick ditutup diatas moving average 5. Artinya, masih ada potensi penguatan dalam jangka pendek.

“Potensi penguatan cukup terbatas terlihat dari indikator stokastik bergerak di area overbought,” jelasnya dalam riset yang dikutip, Sabtu (15/12/2018).

Dia menambahkan bahwa para investor akan mengantisipasi rilis data neraca perdagangan pada awal pekan depan. Sejumlah saham masih mendapatkan rekomendasi beli yakni WSKT, BKSL, dan ADRO.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top