Tridomain Performance (TDPM) Jajaki Pengembangan Produk Baru

Emiten petrokimia PT Tridomain Performance Materials Tbk. menjajaki produksi produk baru pada tahun ini yaitu plasticizer ramah lingkungan. Untuk itu, perseroan sudah memulai riset dan pengembangan pada tahun ini.
Dara Aziliya | 19 Agustus 2018 17:05 WIB
Chief Operating Officer PT Tridomain Performance Materials Tbk Hendro Waskito (dari kanan) bersama Direktur Independen Bambang Heru Purwanto, dan Direktur Joyce Venancio Sobejana Onias, menjawab pertanyaan di sela-sela paparan kinerja perseroan, di Jakarta, Rabu (8/8/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten petrokimia PT Tridomain Performance Materials Tbk. menjajaki produksi produk baru pada tahun ini yaitu plasticizer ramah lingkungan. Untuk itu, perseroan sudah memulai riset dan pengembangan pada tahun ini.

Emiten dengan kode saham TDPM tersebut menginvestasikan 1% dari pendapatan tahun lalu untuk dicadangkan pada divisi riset dan pengembangan (R&D). Selama Januari—September 2017, perseroan membukukan penjualan sebesar US$117,25 juta atau meningkat 36,81% dari tahun sebelumnya.

Chief Operating Officer Tridomain Performance Materials Hendro Waskito mengungkapkan, perseroan menjajaki produksi beberapa produk baru seperti plasticizer yang ramah lingkungan dan superplasticizer yang diperuntukkan khusus untuk industri konsumsi.

“Kami sedang develop produk-produk baru yang permintaannya ada namun selama ini masih diimpor seperti plasticizer yang ramah lingkungan. Ada yang kami sudah berhasil produksi dan mulai dipasarkan,” ungkap Hendro pekan lalu.

Hendro menyampaikan pengembangan produk-produk baru tersebut diharapkan dapat menjaga tingkat raihan profitabilitas perseroan di masa yang akan datang. Pada tahun ini, perseroan menargetkan laba bersih yang cukup signifikan yaitu US$12 juta dari US$7,2 juta pada 2017 lalu.

Tridomain Performance Materials merupakan perusahaan yang fokus memproduksi speciality resin. Lini produksi tersebut diklaim memiliki margin keuntungan yang lebih tinggi karena nilai tambah yang lebih dari bahan speciality materials.

“Perseroan juga sedang mempertimbangkan untuk memproduksi produk speciality resin lainnya yang saat ini belum diproduksi di Indonesia maupun Asean,” jelas Hendro.

Adapun, perseroan menggunakan dana yang diperoleh pada proses IPO 9 April 2018 untuk beragam tujuan, di mana 55%-nya atau sekitar Rp226 miliar dialokasikan perseroan untuk belanja modal.

Dari belanja modal sebesar Rp226 miliar tersebut, perseron telah menggunakan 70%—75% di antaranya untuk debottlenecking pabrik, sehingga pada akhir tahun ini TDPM akan mendapatkan tambahan kapasitas produksi sebesar 20.000 ton.

Pada semester I/2018, utilisasi pabrik perseroan mencapai 84% atau memproduksi sebesar 111.000 ton speciality resin. Tingkat utilisasi tersebut meningkat dari semester I/2017 perseroan yang hanya mencapai 79%.

Utilitas perseroan yang meningkat tersebut didorong dari kenaikan volume penjualan baik dari pasar domestik maupun pasar ekspor, dan harga jual yang lebih tinggi yang mengerek margin perseroan. hingga akhir tahun ini, perseroan menargetkan utilisasi dapat mencapai 85%.

Kenaikan produksi tersebut mengerek laba bersih perseroan ke level US$6 jut apada semester I/2018, dibandingkan dengan sepanjang tahun lalu yang sebesar US$7,2 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Tridomain Performance Materials

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top