Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

2013, Indika Energy Rugi Bersih US$53,79 Juta

Perusahaan energi terintegrasi, PT Indika Energy Tbk. (INDY) membukukan rugi bersih sepanjang 2013 sebesar US$53,79 juta, ambruk 161,7% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang masih mencetak laba US$87,2 juta.
Vega Aulia Pradipta
Vega Aulia Pradipta - Bisnis.com 27 Maret 2014  |  20:38 WIB
/Asiabusinessinfo
/Asiabusinessinfo

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan energi terintegrasi, PT Indika Energy Tbk. (INDY) membukukan rugi bersih sepanjang 2013 sebesar US$53,79 juta, ambruk 161,7% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang masih mencetak laba US$87,2 juta.

Seperti dikutip dari laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan, Kamis (27/3/2014), total pendapatan tercatat mencapai US$863,39 juta, berhasil naik 15,16% dari US$749,7 juta.

Pendapatan US$863,39 juta itu terdiri dari pendapatan kontrak dan jasa sebesar Rp860,78 juta dan penjualan batu bara US$2,61 juta.

Pendapatan kontrak dan jasa itu sebenarnya berhasil naik 16,6% dari sebelumnya US$738,07 juta. Sayangnya, pendapatan dari penjualan batu bara anjlok 77,5% dari sebelumnya yang bisa mencapai US$11,63 juta.

Meski pendapatan naik, sayangnya jumlah beban pokok kontrak dan penjualan juga naik mencapai US$670,29 juta, naik 20,45% dari US$556,46 juta. Hal itu menjadikan laba kotor menjadi US$193,09 juta, turun tipis 7,5% dari US$193,24 juta.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indy rugi bersih 2013 pt indika energy tbk
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top