Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDEKS SAHAM: Saham China Terpuruk, Pertumbuhan Ekonomi Lamban

BISNIS.COM, JAKARTA— Harga saham China turun setelah liburan tiga hari sehingga menyeret indeks utama ke level terendah dalam lima bulan setelah pemerintah melaporkan bahwa kinerja ekspor dan produk industri di negara itu berada di bawah perkiraan.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 13 Juni 2013  |  11:21 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA— Harga saham China turun setelah liburan tiga hari sehingga menyeret indeks utama ke level terendah dalam lima bulan setelah pemerintah melaporkan bahwa kinerja ekspor dan produk industri di negara itu berada di bawah perkiraan.  

Saham SAIC Motor Corp. menggiring penurunan untuk sektor otomotif setelah produk industri merosot 9,2% bulan lalu dari 9,3% selama April. Baoshan Iron & Steel Co., saham perusahaan baja kedua terbesar di China, terpuruk 1,9% setelah perusahaan itu memangkas harga produknya. Sementara saham Sany Heavy Industry Co., perushaan peralatan mesin terbesar di China, anjlok 6,2%.

Shanghai Composite Index (SHCOMP) melemah 2,2% menjadi 2.162,44 pada pukul 09:38  waktu setempat atau 10:38 WIB. Indeks itu merosot ke posisi terendah sejak 24 Desember dan terus melemah sejak 6 Februari menjadi 11%. CSI 300 Index turun 2,8% menjadi 2.415,12, di mana saham sembilan dari 10 kelompok industri melemah sedikitnya 2,6%.

Pasar di China daratan ditutup karena liburan perayaan Perahu Naga. Hang Seng China Enterprises Index (HSCEI) melorot 3% setelah memulai kembali perdagangan usai liburan satu hari.

“Data ekonomi pada Mei menyedihkan dan kelihatannya penurunan pertumbuhan ekonomi di China tidak bersifat sementara dan kemungkinan terus merosot,” ujar  Li Jun, ahli strategi Central China Securities Co. di Shanghai sebagaimana dikutip Bloomberg, Kamis (13/6/2013). Menurutnya tekanan terhadap pasar kian membesar.

Sementara MSCI Emerging Market Index terpuruk 3,2% dan Bloomberg China-US Equity Index turun 2,9% ketika pasar di China tutup. Hang Seng China Enterprises Index ditutup pada 11 Juni pada posisi terendah sejak delapan bulan yang merupakan rasio terendah versus MSCI All-Country World Index sejak November 2003. (ltc) 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa china saham china

Sumber : Bloomberg

Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top