Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PREDIKSI INDEKS: Bursa Wall Street Positif, IHSG Rabu (24/4) Tetap Konsolidasi

BISNIS.COM, JAKARTA—Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (24/4/2013) diprediksi akan bergerak menguat terbatas, seiring meningkatnya harga komoditas setelah selama dua pekan terakhir terus tertekan.

BISNIS.COM, JAKARTA—Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (24/4/2013) diprediksi akan bergerak menguat terbatas, seiring meningkatnya harga komoditas setelah selama dua pekan terakhir terus tertekan.

 
Purwoko Sartono, Analis Panin Sekuritas menyebutkan IHSG akan bergerak menguat terbatas di level support-resistance 4.959-4.989 seiring sentimen positif dari bursa saham Wall Street seiring membaiknya harga komoditas.
 
“Kami melihat ada peluang meningkatnya perdagangan saham dari saham-saham lapis dua dan ketiga, apalagi saham-saham energi dan bahan baku juga sedang bergerak positif,” tuturnya, Selasa (23/4/2013).
 
Berbeda dengan di atas, Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan IHSG akan kembali bergerak koreksi terbatas setelah pertumbuhan data manufaktur China di bawah ekspektasi.
 
“Penutupan IHSG di bawah target atas support kami [4.986] sehingga dapat memberikan peluang pelemahan lanjutan. Kami memperkirakan IHSG akan berada pada support 4.964-4.986 dan resistance 5.020-5.037,” ujarnya.
 
Kendati demikian, dia memperkirakan pelemahan yang terjadi masih terbatas, karena laju bursa saham Eropa dan AS diprediksi tetap bergerak positif. Rilis kinerja emiten a.l Richemont, STM Microelectronics NV, Aixtron SE, dan lainnya akan menjadi sentimen positif tambahan.
 
Menurutnya, bursa saham Eropa diprediksi masih menghijau, ditopang dari ekspektasi pasar terhadap Bank Sentra Eropa yang akan memangkas suku bunga. Selain itu, rilis kinerja beberapa emiten pun diyakini dapat melampaui estimasi.
 
Sementara itu, bursa saham AS diprediksi bergerak variatif cenderung menguat sedikit terkena imbas dari penurunan indeks manufaktur PMI China dan Jerman, sehingga mengaburkan proyeksi pelaku pasar akan pemulihan ekonomi.
 
Di tempat berbeda, Tessa Mulia, analis Sinarmas Sekuritas menuturkan secara teknikal indeks pada perdagangan Rabu (24/4/2013) akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah di level 4.954—4.993
 
“Data mengenai consumer confidence house price index us, new home sales yang diperkirakan akan mengalami kenaikan dari periode sebelumnya akan  memberikan sentimen tambahan terhadap pergerakan index,” jelasnya.
 
Adapun, dia merekomendasikan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l saham UNTR, ITMG, ICBP, dan ERAA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Fajar Sidik
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper