Bisnis.com, JAKARTA - Emiten bioskop Cinema XXI PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk. (CNMA) membukukan kenaikan kinerja pendapatan dan laba di sepanjang 2024.
Berdasarkan laporan keuangan per Desember 2024, tercatat pendapatan CNMA naik 9,19% secara tahunan (yoy) menjadi Rp5,71 triliun dari sebelumnya Rp5,23 triliun.
Di dalamnya, kenaikan paling tinggi dicatatkan oleh pendapatan tiket yang tumbuh 12,85% yoy mnejadi Rp3,54 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp3,14 triliun.
Selanjutnya pendapatan makanan dan minuman naik 4,51% yoy. menjadi Rp1,93 triliun dari sebelumnya Rp1,84 triliun.
Pendapatan digital platform ikut tumbuh 1,58% yoy menjadi Rp107,29 miliar dari sebelumnya Rp105,62 miliar. Hanya pendapatan iklan dan acara yang masing-masing terkoreksi 4,71% yoy menjadi Rp92,89 miliar dan 8,47% yoy menjadi Rp33,81 miliar.
Adapun, EBITDA Cinema XXI tercatat Rp1,8 triliun di sepanjang 2024. Selanjutnya laba bersih perseroan meningkat 5,98% yoy menjadi Rp728,95 miliar pada 2024 dibandingkan posisi pada tahun sebelumnya Rp687,76 miliar.
Baca Juga
Direktur Utama Cinema XXI Suryo Suherma mengatakan kenaikan pendapatan pada 2024 didorong oleh berbagai inovasi dan strategi bisnis yang diambil perseroan.
"Seperti penambahan bioskop baru di lokasi yang strategis dan potensial, diversifikasi menu makanan dan minuman sesuai dengan selera penonton, serta program promosi yang efektif dan tepat sasaran," kata Suryo dalam siaran pers, dikutip Kamis (27/2/2025).
Di sepanjang tahun lalu, Cinema XXI membuka 16 lokasi bioskop baru dengan 70 tambahan layar. Dengan demikian, kini bioskop Cinema XXI mencapai 256 bioskop dengan total 1.350 layar yang tersebar di 65 kota/kabupaten.
Seiring dengan penambahan bioskop, jumlah penonton juga ikut meningkat menjadi 87,1 juta penonton pada 2024 ata naik 3,3% yoy dari posisi tahun 2023 sebanyak 84,3 juta penonton.
“Di tengah tantangan pemulihan pasar film internasional, perkembangan industri film dalam negeri telah menghasilkan beragam film berkualitas yang mendukung pertumbuhan industri bioskop di Indonesia," ujar Suryo.
CNMA mencatat di sepanjang 2024, ada 21 judul film nasional yang telah ditonton lebih dari satu juta penonton. Adapun, beberapa di antaranya seperti “Agak Laen”, “Vina Sebelum 7 Hari”, “Kang Mak: from Pee Mak”,“Ipar Adalah Maut”, dan “Badarawuhi di Desa Penari” serta “Siksa Kubur”.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.