Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Sentimen Fed-BI Rate

IHSG hari ini masih berpeluang menguat seiring dengan rilis data suku bunga acuan Bank Indonesia.
Annisa Kurniasari Saumi, Rizqi Rajendra
Rabu, 22 Mei 2024 | 16:03
Karyawan beraktivitas di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (21/3/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan beraktivitas di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (21/3/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Live Timeline

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini, Rabu (22/5/2024), masih berpeluang menguat seiring dengan rilis data suku bunga acuan Bank Indonesia. Analis membeberkan sejumlah saham pilihan.

CEO Yugen Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyampaikan hari terakhir perdagangan IHSG dalam pekan pendek ini akan diwarnai oleh rilis data perekonomian tingkat suku bunga yang disinyalir masih belum akan mengalami perubahan.

"Masih terjadinya capital outflow secara ytd serta fluktuasi nilai tukar rupiah turut memberikan sentimen tersendiri bagi pola gerak IHSG," paparnya dalam publikasi riset.

Selama support level terdekat mampu dipertahankan maka peluang IHSG untuk kembali pada jalur uptrend jangka pendeknya masih terbuka.

Dia memprediksi hari ini IHSG masih cenderung terkonsolidasi di rentang 7.123-7289. Rekomendasi saham pilihannya adalah ICBP, SMGR, BBCA, ASII, EXCL, UNVR, ASRI.

Sementara itu, Tim Riset Phintraco Sekuritas menyebutkan IHSG melemah lebih dari 1% kemarin bersamaan dengan pembukaan negatif indeks-indeks di Eropa. Pelemahan ini diperkirakan sebagai bentuk profit taking pelaku pasar jelang libur panjang akhir pekan ini.

The Fed dijadwalkan merilis risalah FOMC pada Kamis (23/5/2024) dini hari WIB. Pasar berharap adanya petunjuk tambahan untuk memperkuat ekspektasi pemangkasan sukubunga acuan di September 2024.

Jajak pendapat oleh CME FedWatch Tools menunjukan peluang pemangkasan 25 bps sebesar 49,6% di September 2024 dan 45,8% di November 2024.

Terdapat kemungkinan pasar merespon pidato sejumlah petinggi the Fed pada Selasa (21/5/2024) malam WIB. Petinggi the Fed diperkirakan kembali memberikan pandangan yang terpecah seperti FOMC sebelumnya.

Dari Eropa, Inflasi Inggris diperkirakan turun ke 2,1% yoy di April 2024 dari 3,2% yoy di Maret 2024. Jika sesuai ekspektasi, kondisi ini memperkuat tekanan bagi BoE untuk mempertimbangkan pemangkasan sukubunga acuan dalam waktu dekat.

Masih terkait sukubunga acuan, BI diperkirakan menahan suku bunga acuan atau BI Rate di 6,25%. Meski dalam kondisi suku bunga tinggi, kredit SPI diyakini masih tumbuh double digit di April 2024.

Secara teknikal, resistance IHSG di 7.250, pivot 7.200, dan support 7.150. Rekomendasi saham hari ini di antaranya PGEO, ESSA, ULTJ, LPPF, TLKM, CPIN, MYOR, INDF, dan ISAT.

IHSG ditutup melemah 1,11% atau 80,6 poin ke level 7.186,03 pada perdagangan Selasa (21/5/2024). Berdasarkan data Bloomberg, sebanyak 211 saham menguat, 350 saham melemah, dan 213 saham stagnan.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak pada kisaran 7.179-7.295. Kapitalisasi pasar tercatat turun menjadi Rp12.333,93 triliun.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan IHSG dan bursa regional Asia melemah kemarin akibat sikap pelaku pasar yang menanti risalah The Fed Amerika Serikat (AS). Hasil risalah The Fed sehubungan dengan kebijakan moneter terhadap suku bunga acuan dan akan rilis hari Rabu waktu setempat. 

Alhasil, pasar cenderung berhati-hati masuk ke dalam pasar keuangan aset berisiko. 

"Hal ini tidak terlepas dari sikap The Fed yang memang tidak pernah memberikan kepastian soal langkah selanjutnya, tetapi hanya memberikan indikasi sehubungan dengan pemangkasan suku bunga acuannya," ujar Pilarmas Sekuritas. 

Sementara itu, petinggi Presiden The Fed Atlanta, Raphael Bostic menyampaikan bank sentral perlu waktu untuk meyakini bahwa inflasi berada pada jalurnya menuju target 2%. 

Vice Chairman The Fed Philip Jefferson mengatakan terlalu dini untuk mengatakan perlambatan proses disinflasi baru-baru ini akan bertahan lama. 

"Sehingga pasar menyimpulkan pernyataan pejabat The Fed yang tidak banyak mengubah ekspektasi penurunan suku bunga oleh bank sentral, karena mereka enggan mengatakan bahwa tekanan inflasi telah mereda dan beberapa pihak menekankan perlunya kehati-hatian," kata Pilarmas Sekuritas.

Simak pergerakan IHSG hari ini secara live.

16:02 WIB
IHSG ditutup naik

IHSG ditutup naik 0,51% atau 36,34 poin menjadi 7.222,38.

Sepanjang sesi indeks bergerak di rentang 7.191,10-7.239,86.

13:42 WIB
IHSG masih kokoh awal sesi II

Awal sesi II pukul 13.41 WIB, IHSG naik 0,59% atau 42,28 poin menjadi 7.228,32.

Sepanjang sesi indeks bergerak di rentang 7.191,10-7.239,86.

12:02 WIB
IHSG naik sesi I

IHSG naik 0,58% atau 41,66 poin menjadi 7.227,70 pada akhir sesi I.

Sepanjang sesi indeks bergerak di rentang 7.191-7.239.

10:09 WIB
IHSG di zona hijau

IHSG naik 010% atau 6,92 poin menjadi 7.192,96 per pukul 10.09 WIB.

Sepanjang sesi indeks bergerak di rentang 7.191-7.239.

08:59 WIB
IHSG dibuka naik

IHSG dibuka naik 0,17% atau 12,15 poin menjadi 7.198,19.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper