Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pendapatan dan Laba Pengembang Kota Deltamas (DMAS) Turun pada 2023

Pengembang kawasan Kota Deltamas mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp1,92 triliun atau turun 0,57% secara tahunan.
Kota Deltamas, proyek  PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS).
Kota Deltamas, proyek PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS).

Bisnis.com, JAKARTA – Pengembang kawasan terpadu Kota Deltamas, PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS) mencatatkan penurunan pendapatan dan laba tahun berjalan pada 2023.

Berdasarkan laporan keuangan 2023, DMAS membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,92 triliun. Perolehan ini turun 0,57% jika dibandingkan dengan capaian 2022 senilai Rp1,93 triliun.

Lemahnya pendapatan DMAS disebabkan oleh penjualan komersial yang turun 91,13% year-on-year (YoY) menjadi Rp34,61 miliar. Adapun penjualan segmen industri mencapai Rp1,63 triliun atau tumbuh 16,24% dan penjualan rumah melesat 400,18% menjadi Rp178,25 miliar.

Direktur dan Sekretaris DMAS Tondy Suwanto mengatakan sektor industri memang masih menjadi tulang punggung usaha perusahaan sepanjang tahun lalu.

“Di mana pendapatan usaha sektor industri diperoleh dari penjualan lahan kawasan industri Greenland International Industrial Center [GIIC] di Kota Deltamas,” ujar Tondy melalui keterangan tertulis pada Kamis (7/3/2024).

Di tengah pendapatan yang menurun, beban pokok penjualan perseroan tercatat meningkat 6,88% YoY menjadi Rp595,60 miliar. Dengan demikian, DMAS mencetak laba kotor sebesar Rp1,32 triliun sepanjang 2023 atau turun 3,59% YoY.

Setelah diakumulasikan dengan pendapatan dan beban lainnya, DMAS membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,20 trilin, terkoreksi 0,62% YoY. Laba per saham juga menurun dari Rp25,26 menjadi Rp25,1.

Sementara itu, sepanjang tahun 2023, DMAS membukukan total aset sebesar Rp6,71 triliun atau naik 1,44% YoY. Adapun liabilitas terkoreksi 6,75% YoY menjadi Rp838,11 miliar, sementara ekuitas mencapai Rp5,88 triliun atau tumbuh 2,72% secara tahunan.

Adapun arus kas setara kas pada akhir periode Desember 2023 mencapai Rp1,02 triliun atau meningkat sebesar 34,53% YoY dari posisi sebelumnya yakni Rp763,15 miliar.

__________

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper