Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Peluang IHSG Rebound, Rekomendasi Saham dan Sektor Cuan

IHSG masih berpeluang rebound pada perdagangan Kamis (25/1/2024) dan analis merekomendasikan saham SMGR, HEAL, SMIL, RAJA.
IHSG masih berpeluang rebound pada perdagangan Kamis (25/1/2024) dan analis merekomendasikan saham SMGR, HEAL, SMIL, RAJA. Bisnis/Arief Hermawan P
IHSG masih berpeluang rebound pada perdagangan Kamis (25/1/2024) dan analis merekomendasikan saham SMGR, HEAL, SMIL, RAJA. Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) masih berpeluang rebound pada perdagangan Kamis (25/1/2024). Analis merekomendasikan saham SMGR, HEAL, SMIL, dan RAJA. 

Analis RHB Sekuritas Indonesia Muhammad Wafi menyampaikan IHSG terlihat melakukan koreksi namun dengan volume rendah dan menguji resistance garis MA20. Selama berada dibawah garis MA20 maka berpeluang untuk kembali melakukan koreksi dan menguji support garis MA50 untuk masuk ke fase sideways.

"Namun jika mampu rebound dan breakout garis MA20 maka berpeluang untuk kembali rebound dan melanjutkan fase bullish-nya.
Range pergerakan IHSG saat ini berada dikisaran 7.100 hingga 7.300," paparnya dalam publikasi riset.

IHSG pada Rabu (24/1/2024) ditutup turun 0,39% atau 28,40 poin ke level 7.227,82. IHSG bergerak di rentang 7.170 hingga 7.271 sepanjang perdagangan.

Rekomendasi Saham RHB Sekuritas

SMGR

  • Semen Indonesia terlihat melakukan rebound dengan bullish engulfing candle disertai volume dan menguji resistance garis MA5. Jika mampu breakout resistance garis MA5 maka berpeluang untuk kembali rebound dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya.
  • Buy area disekitar 6000 dengan target jual di 6250 hingga 6550. Cut loss di 6000.

HEAL

  • Medikaloka Hermina terlihat melakukan rebound dengan bullish engulfing candle dan membuat Higher High (HH) level serta breakout resistance garis MA5. Selama bertahan diatas garis MA5 maka berpeluang untuk kembali rebound dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya.
  • Buy area disekitar 1365 dengan target jual di 1425 hingga 1495.  Cut loss di 1310.

RAJA

  • Rukun Raharja terlihat melakukan rebound dengan bullish engulfing candle dan breakout resistance garis MA20 disertai volume. Selama bertahan diatas garis MA20 maka berpeluang untuk kembali rebound dan melanjutkan fase bullish-nya.
  • Buy area disekitar 1430 dengan target jual di 1620 hingga 1770. Cut loss di 1295.

SMIL

  • Sarana Mitra Luas terlihat melakukan rebound dengan morning star candle disertai volume. Jika mampu breakout resistance garis MA5 maka berpeluang untuk kembali rebound dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya.
  • Buy jika breakout 114 dengan target jual di 120 hingga 127. Cut loss di 108.

Sementara itu, sektor yang saat ini masih menunjukkan momentum positif ada pada sektor infra (TLKM, TBIG, JSMR, WIKA). Namun, sektor yang saat ini masih menunjukkan momentum negatif ada pada sektor property (PWON, BSDE, CTRA, DMAS) dan energy (ADRO,PTBA, PGAS, AKRA).

Sektor yang menunjukkan mulai terbatasnya momentum positif ada pada sektor healthcare (KLBF, MIKA, SIDO, HEAL), technology (GOTO, EMTK, DCII, BUKA), non-cyclical (UNVR, HMSP, CPIN, AMRT), industrial (ASII, UNTR, IMPC, ARNA), financials (BBCA, BBRI, BMRI, ARTO), cyclical (MSIN, ACES, MAPI, SCMA), dan transportation (TMAS, SMDR, ASSA, BIRD).

Sektor yang menunjukkan mulai terbatasnya momentum negatif ada pada sektor basic material (TPIA, MDKA, INKP, INTP).

Secara sektor momentum, disarankan agar mengurangi kepemilikan di sektor yang secara momentum negatif dan menambah kepemilikan pada sektor yang secara momentum positif. Untuk sektor yang secara momentum sudah bottom dapat melakukan strategi akumulasi secara berkala.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper