Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sawit Sumbermas (SSMS) Raup Rp3,45 Triliun dari Konversi Utang

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) akan menerima pengalihan utang menjadi saham senilai Rp3,45 triliun.
SSMS
SSMS

Bisnis.com, JAKARTA – PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) akan menerima pengalihan utang menjadi saham senilai Rp3,45 triliun.

PT Citra Borneo Indah (CBI) yang memiliki saham mayoritas di PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) berencana untuk melakukan penukaran utang dengan saham milik CBI dalam CBUT dengan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) senilai Rp3,45 triliun.

CBI akan menyerahkan saham CBUT kepada SSMS sebanyak 1,64 miliar unit dengan harga Rp2.099 per lembar. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan Rapat Umum Pemegang Saham Independen (RUPS Independen) SSMS telah memutuskan persetujuan untuk melakukan penyelesaian utang.

Transaksi penyelesaian utang tersebut merupakan transaksi afiliasi sesuai aturan OJK. “Integrasi ini sepenuhnya akan terlaksana setelah PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) masuk ke dalam portofolio langsung SSMS,” kata Jap Hartono selaku CFO SSMS dalam keterangannya, Kamis (7/12/2023).

Menurutnya setelah aksi korporasi ini, SSMS akan sepenuhnya terintegrasi dari hulu hingga hilir sehingga seluruh produk kelapa sawit dalam lingkungan grup dapat dimanfaatkan seluruhnya dan akan memberikan nilai tambah untuk SSMS hingga jangka panjang.

Sampai dengan kuartal III/2023, SSMS memeroleh penjualan senilai Rp4,42 triliun di tengah tren harga CPO yang sedang mengalami tekanan karena sentimen El-Nino. Kontribusi penjualan SSMS di topang oleh penjualan minyak sawit pada pihak berelasi yang naik persen menjadi Rp3,99 triliun dari sebelumnya Rp3,60 triliun.

Adapun penjualan inti sawit pada pihak berelasi di periode ini tercatat Rp159,31 miliar dan penjualan Tandan Buah Segar (TBS) Rp58,71 miliar. Lalu penjualan kepada pihak ketiga untuk minyak inti sawit tercatat Rp202,73 miliar dan penjualan minyak kelapa sawit Rp7,65 miliar.

SSMS juga selalu berupaya untuk menjadi perusahaan green industry dengan proses bisnis berkelanjutan yang tetap memperhatikan aspek lingkungan dan social.

Sebagai informasi tiga dari tujuh unit bisnis SSMS, yakni PT Sawit Multi Utama (SMU), PT Tanjung Sawit Abadi (TSA) dan PT Mirza Pratama Putra (MPP) telah menyelesaikan audit eksternal berbasis integrasi RSPO dan ISPO di semester I/2023 oleh badan sertifikasi independen.

“Implementasi dari kedua skema sertifikasi ini tidak hanya sebagai pemenuhan regulasi. Hal itu juga sebagai wujud tekad dan kesungguhan SSMS dalam menjalankan tata kelola yang baik termasuk dengan tidak ada deforestasi. tidak ada penanaman baru di lahan gambut dan tidak ada pembakaran,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Pandu Gumilar
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper