Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Emiten Berlomba Gelar Rights Issue, Cari Dana Segar Akhir Tahun

Terdapat 24 perusahaan yang tengah mencari dana segar melalui penerbitan saham baru alias rights issue.
Dionisio Damara Tonce,Pandu Gumilar
Sabtu, 25 November 2023 | 07:31
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (26/7/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (26/7/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Terdapat 24 perusahaan yang tengah mencari dana segar melalui penerbitan saham baru alias rights issue.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan sampai dengan  24 November 2023 telah terdapat 27 perusahaan tercatat yang telah menerbitkan right issue dengan total nilai Rp39,7 triliun.

Adapun BEI mencatat masih terdapat 24 perusahaan tercatat dalam pipeline right issue dengan mayoritas berasal dari sektor konsumer. Salah satunya adalah PT Pantai Indak Kapuk Dua Tbk. (PANI) yang dimiliki oleh Aguan dan Grup Salim.

Meskipun emiten tersebut kini bergerak dalam bidang properti. Namun BEI masih mencatatnya sebagai saham consumer seperti sebelum terjadi perubahan kepemilikan.

PANI berencana melakukan penawaran umum terbatas kepada pemegang saham dalam rangka penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) II atau rights issue sebanyak 2.097.150.000 saham biasa, dengan nominal Rp100 per saham.

Jumlah yang ditawarkan itu mewakili 13,42% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD II. Dalam aksi korporasi ini, perseroan menetapkan harga pelaksanaan sebesar Rp5.000 per saham.

“Harga pelaksanaan Rp5.000 per saham, sehingga seluruhnya berjumlah sebesar Rp10.485.750.000.000 [Rp10,48 triliun],” tulis manajemen PANI dalam prospektus yang diterbitkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (24/11/2023).

Setiap pemegang 200 saham lama yang tercatat dalam DPS pada 4 Desember 2023 pukul 16.00 WIB memiliki 31 HMETD, di mana setiap pemegang satu HMETD berhak untuk membeli sebanyak 1 saham baru. Adapun dilusi kepemilikan maksimum mencapai 13,42%.

PT Multi Artha Pratama (MAP) sebagai pemegang saham mayoritas PANI dengan kepemilikan 88,07% telah berkomitmen melaksanakan seluruh haknya dalam rights issue, yakni sebanyak 1,84 miliar HMETD dengan nilai sebesar Rp9,23 triliun.

Berikut ini daftar pipeline rights issue BEI:

• 1 Perusahaan dari sektor Basic Materials;

• 8 Perusahaan dari sektor Consumer Cyclicals;

• 4 Perusahaan dari sektor Consumer Non-Cyclicals;

• 4 Perusahaan dari sektor Energy;

• 5 Perusahaan dari sektor Financials;

• 0 Perusahaan dari sektor Healthcare;

• 0 Perusahaan dari sektor Industrials;

• 1 Perusahaan dari sektor Infrastructures;

• 0 Perusahaan dari sektor Properties & Real Estate;

• 0 Perusahaan dari sektor Technology;

• 1 Perusahaan dari sektor Transportation & Logistic.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper