Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

GIC Singapura Akuisisi 33% Saham Anak Usaha META Rp3,31 Triliun

GIC Singapura melalui anak usahanya akan mengakuisisi sekitar 33% saham PT Margautama Nusantara (MUN), anak usaha Nusantara Infrastructure (META).
Kendaraan melintas di Jalan Tol Seksi Empat (JTSE) Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (26/2/2020). Bisnis/Paulus Tandi Bone
Kendaraan melintas di Jalan Tol Seksi Empat (JTSE) Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (26/2/2020). Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA – GIC Singapura melalui anak usahanya berencana mengakuisisi sekitar 33% saham PT Margautama Nusantara (MUN), anak usaha Grup Salim PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META). Nilai transaksi akuisisi ini mencapai Rp3,31 triliun. 

General Counsel and Company Secretary First Pacific Company Ltd. Chiu Wing Man Fiona mengatakan MUN menandatangani perjanjian penyertaan saham dengan Warrington Investment Pte. Ltd. (WIPL) pada 3 November 2023. Adapun WIPL merupakan kendaraan investasi yang dikendalikan oleh GICSI, anak usaha GIC Singapura.

Rencananya, WIPL akan mengakuisisi 2.673 saham atau 33% saham di MUN, dengan basis terdilusi penuh. Nilai transaksi  setara dengan US$209,9 juta atau 1,6 miliar dolar Hong Kong.

Pada hari yang sama, MUN mengadakan perjanjian pemesanan saham dengan PT Metro Pacific Tollways Indonesia (MPTI), anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya secara tidak langsung oleh Metro Pacific Tollways Corporation (MPTC).

MPTC merupakan perusahaan yang terafiliasi dengan First Pacific di Filipina, MPTI berencana membeli sebanyak 833 saham utama di MUN, dengan basis terdilusi penuh, mewakili sekitar 10,3% kepemilikan saham MUN. Nilai pembelian saham ini sekitar Rp1,03 triliun, atau kurang-lebih US$65,4 juta. 

“Penyelesaian dari perjanjian GIC dan MPTI itu tergantung pada pemenuhan beberapa kondisi termasuk persetujuan peraturan terkait pengadaan,” kata Fiona dalam keterbukaan informas di Bursa Efek Hong Kong.

Pada tanggal pengumumannya, MPTC memegang kepemilikan efektif di MUN 71,5%. Setelah penyelesaian transaksi GIC dan MPTI, kepemilikan efektif MPTC di MUN akan berkurang menjadi 50,9% dengan basis terdilusi penuh. 

Pengambilan saham MUN oleh MPTI akan didanai oleh sumber daya internal MPTC tanpa tambahan apapun investasi dari MPIC atau First Pacific.

Seperti diketahui, Margautama Nusantara (MUN) adalah anak usaha META, yang bertindak sebagai perusahaan induk dari 2 anak perusahaan, 1 perusahaan asosiasi, dan 1 anak perusahaan tidak langsung dalam pengelolaan jalan tol, yaitu PT BSD, PT BMN, PT JTSE, dan PT JLB.

Profil 5 jalan tol milik Margautama Nusantara:

  • Bintaro Serpong Damai (BSD) sepanjang 7,25 km. MUN secara langsung memiliki 88,9% saham.
  • PT Makassar Metro Network (MMN) sepanjang 10,25 km. MUN secara langsung memegang 99,6% saham.
  • Jalan Tol Seksi Empat (JTSE) sepanjang 11,57 km. MUN secara tidak langsung memiliki 99,4% saham.
  • Jakarta Lingkar Baratsatu (JLB) sepanjang 9,7 km. MUN secara langsung memiliki 35%.
  • Jakarta-Cikampek Elevated (Japex) sepanjang 38 km. MUN secara langsung memiliki 40% saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Farid Firdaus
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper