Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Geo Energy Rogoh Rp2,41 Triliun Tuntasan Akuisisi SMMT Milik Peter Sondakh

Geo Energy Investama menyelesaikan pembelian Golden Eagle Energy (SMMT) milik Peter Sondakh dengan nilai akuisisi Rp2,41 triliun.
Aktivitas di salah satu lokasi pertambangan PT Golden Eagle Energy Tbk. Geo Energy Investama menyelesaikan pembelian Golden Eagle Energy (SMMT) milik Peter Sondakh dengan nilai akuisisi Rp2,41 triliun. /goldeneagle
Aktivitas di salah satu lokasi pertambangan PT Golden Eagle Energy Tbk. Geo Energy Investama menyelesaikan pembelian Golden Eagle Energy (SMMT) milik Peter Sondakh dengan nilai akuisisi Rp2,41 triliun. /goldeneagle

Bisnis.com, JAKARTA - PT Geo Energy Investama menyelesaikan pembelian saham PT Golden Eagle Energy Tbk. (SMMT) sejumlah 1,84 miliar saham atau setara 58,65% dengan harga Rp2,41 triliun. 

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Geo Energy Investama mengatakan pihaknya menyelesaikan pengambilaihan sebanyak 58,65% saham SMMT milik PT Mutiara Timur Pratama. Pengambilalihan ini dilakukan dalam rangka mengembangkan dan memperluas bisnis Geo Energy di industri batu bara.

"Harga pembelian per saham adalah senilai Rp1.305,5 per saham, denga total pengambilalihan adalah sebesar Rp2,41 triliun," kata Direktur Geo Energy Idres, dikutip Minggu (22/10/2023). 

Dengan selesainya proses transaksi ini, maka peralihan pemegang saham pengendali SMMT berubah dari PT Mutiara Timur Pratama menjadi PT Geo Energy Investama. 

Sebagai informasi, Geo Energy Group merupakan grup tambang batu bara yang didirikan sejak 2008 dan berkantor di Singapura dan Jakarta, dengan operasi produksi di Kalimantan. Geo Energy terdaftar di papan utama Bursa Efek Singapura sejak tahun 2012. 

Geo Energy awalnya merupakan perusahaan penyedia jasa pertambangan batu bara, dan mengalihkan bisnisnya menjadi produsen batu bara yang mengeksekusi operasi pertambangan batu bara.

Peralihan bisnis ini memungkinkan Geo Energy mengubah model bisnisnya dari operasi sebagai penyedia jasa pertambangan skala kecil dalam lingkungan belanja modal yang tinggi dan efisiensi operasional yang relatif rendah, dengan ketergantungan tinggi pada pemilik kontrasi pertambangan batu bara, menjadi produsen batu bara berbiaya rendah dengan aset pertambangan batu bara berkualitas tinggi.

Saat ini, duduk di jajaran manajemen Geo Energy Group adalah Charles Antonny Melati yang merupakan pendiri dan Executive Chairman dan CEO Geo Energy. 

Dalam siaran persnya, Geo Energy Group mengatakn saham Geo Energy Group dalam SMMT dapat meningkat hingga 75% dan total pertimbangan untuk tender offer sukarela dan akuisisi bisa meningkat hingga US$200 juta, dengan asumsi penerimaan tender offer mencapai 100%.

"Selama bulan terakhir, kami telah melihat harga saham Geo Energy naik sekitar 30%. Penyelesaian akuisisi yang meningkatkan nilai ini menandai fase pertumbuhan cepat ini, yang sejalan dengan komitmen dan visi kami untuk membawa bisnis Geo Energy ke tingkat yang lebih tinggi," kata Charles Antony Melati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper