Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Prediksi IHSG Pekan Depan, Bullish atau Bearish?

Indeks Komposit akan bergerak di rentang 6.930-7.020 pada pekan depan dengan support terdekat di level 6.830.
Karyawati beraktivitas di dekat layar pergerakan saham pada salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Senin (16/10/2023). Bisnis/Arief Hermawan P
Karyawati beraktivitas di dekat layar pergerakan saham pada salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Senin (16/10/2023). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARATA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan berkonsolidasi hingga level 7.020 pada perdagangan Senin pekan depan (23/10/2023). 

Tim Riset Phintraco Sekuritas menyebutkan Indeks Komposit akan bergerak di rentang 6.930-7.020 pada pekan depan dengan support terdekat di level 6.830 setelah pada perdagangan Jumat ditutup menguat tipis 0,04% ke level 6.849. 

“IHSG memiliki level resistance di 6.930 dan level pivot 6.875 pada perdagangan pekan depan,” jelas mereka dalam riset harian, dikutip Sabtu (21/10/2023). 

Mereka menjelaskan penguatan IHSG pada perdagangan kemarin karena ditopang oleh bank-bank berkapitalisasi besar. Rebound ini kemungkinan dipicu oleh aksi bargain hunting pada saham-saham tersebut memanfaatkan pelemahan signifikan di Kamis (19/10/2023).

Akan tetapi, nilai tukar Rupiah masih melanjutkan pelemahannya sebesar 0,38% ke Rp15,870 per dolar AS. Kondisi ini dinilai masih membayangi potensi rebound lanjutan saham-saham bank di Senin (23/10/2023).

Nilai tukar Rupiah dipengaruhi oleh antisipasi pasar terhadap keputusan suku bunga acuan ECB yang diperkirakan masih akan mempertahankan kebijakan suku bunga acuan di level 4,5% dan pertumbuhan ekonomi AS yang diperkirakan meningkat ke 4,1% qoq di kuartal III/2023 dari 2,1% yoy di kuartal II/2023.

Adapun pada perdagangan Senin depan, Tim Analis merekomendasikan beberapa saham, di antaranya BBCA, MIKA, ELSA, BRIS, ICBP, MIDI, JSMR, AKRA dan MAPI. 

Sementara itu pada perdagangan sepekan IHSG tergerus 1,12% selama perdagangan sepekan ke level 6.849. Sementara itu asing telah mencatatkan nilai jual bersih Rp8,49 triliun sepanjang tahun. 

Peningkatan sebesar 23,08% terjadi pada rata-rata volume transaksi harian Bursa selama sepekan, yaitu menjadi 24,01 miliar lembar saham dari 19,51 miliar lembar saham pada pekan lalu. 

Sementara itu peningkatan juga dialami oleh rata-rata nilai transaksi harian. Selama sepekan RNTH meningkat 16,82% menjadi sebesar Rp11,81 triliun dari Rp10,11 triliun pada pekan yang lalu. Kemudian, peningkatan sebesar 12,27% terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa selama sepekan, menjadi 1.344.504 kali transaksi dari 1.197.523 kali transaksi pada pekan lalu.

Kapitalisasi pasar pekan ini turut mengalami kenaikan, yaitu sebesar 0,55% menjadi Rp10.62 triliun dari Rp10.56 triliun pada pekan sebelumnya. 

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper