Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pilah-pilih Saham Emiten Penebar Dividen, Simak Rekomendasinya

Analis merekomendasikan investor untuk memperhatikan dividen yield saat akan membeli saham emiten penebar dividen.
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Selasa (19/9/2023). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Selasa (19/9/2023). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten di pasar modal mulai membagikan dividen interim ke pemegang sahamnya. Analis melihat terdapat beberapa hal yang mesti dicermati saat memutuskan untuk membeli saham emiten penebar dividen.

Kepala Riset Praus Capital Alfred Nainggolan mengatakan sentimen dividen terhadap harga saham berdampak relatif sangat pendek. 

"Berdasarkan pengamatan kami momentum kenaikan harga saham oleh sentimen pembagian dividen berlangsung pada priode pengumuman dividen sampai tanggal cum dividen," kata Alfred, dikutip Minggu (8/10/2023). 

Karena itu, dia merekomendasikan investor bisa mencermati priode tersebut untuk memanfaatkan momentum dividen.

Dia melanjutkan, faktor lain untuk memanfaatkan momentum dividen adalah besaran yield dividen interim. Menurut Alfred, semakin besar yield, maka semakin besar potensi upsize dari harga sahamnya.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lukman Hakim menuturkan mulai ramainya pembagian dividen interim pada semester II/2023 menjadi keuntungan bagi para pelaku pasar yang menerapkan startegi jangka panjang, dengan memanfaatkan adanya pembagian dividen interim. 

"Sementara itu, investor jangka pendek juga dapat memanfaatkan momentum ini dengan memperhatikan dividen yield," tutur Lukman, dihubungi Jumat (6/10/2023). 

Senada dengan Alfred, Lukman menuturkan semakin tinggi dividen yiled, maka akan semakin menarik membeli saham tersebut. 

__________________

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper