Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

4 Saham Ini Bisa Diborong dan Cuan saat IHSG Bearish

BNI Sekuritas memprediksi level resistance IHSG hari ini berada 6.946-7.090. Sementara perkiraan support di 6.656-6.559.
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (20/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (20/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi mengalami tren bearish pada Jumat, (26/5/2023), setelah ditutup terkoreksi ke level 6.704,23 pada perdagangan kemarin. 

Retail Fundamental Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra mengatakan IHSG diproyeksi mengalami tren bearish, selama di bawah 6.815. Dia mengatakan investor asing mencatatkan Net Foreign Buy Rp33,41 miliar. Dalam sepekan, tercatat Net Foreign Buy sebesar Rp2,75 triliun dan Net Foreign Buy Rp18,73 triliun (ytd)

"Level resistance IHSG hari ini berada 6.946 hingga 7.090. Sementara perkiraan support di 6.656-6.559," terang Maxi dalam riset harian, Jumat, (26/5/2023).

Pada perdagangan Kamis, (26/5/2023), Bursa Asia Pasifik mengalami koreksi. Hampir semua bursa di kawasan Asia Pasifik membukukan penurunan dengan pelemahan signifikan antara lain dibukukan oleh Hang Seng dan bursa Australia, sementara di sisi lain Nikkei menguat. Hal ini terkait dengan kekhawatiran atas negosiasi plafon utang Amerika Serikat (AS).

Sementara itu, Korea Selatan mempertahankan suku bunga sebesar 3,5 persen secara year-on-year (yoy), sesuai ekspektasi. Korea Selatan mempertahankan suku bunga sebesar 3,5 persen, sesuai ekspektasi. 

"Sedangkan Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di level 5,75 persen, sesuai perkiraan," katanya. 

Di lain sisi, Wall Street mencatat pergerakan yang variatif. Kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah sebesar 0,11 persen, sementara di sisi lain S&P 500 menguat sebesar 0,88 persen, bahkan indeks Nasdaq naik lebih tinggi sebesar 1,71 persen.

S&P 500 dan Nasdaq Composite menguat saat investor mendapat sentimen positif dari kinerja kuartalan terakhir Nvidia, yang memicu reli pada saham-saham teknologi.

Saham Nvidia menguat 24,4 persen setelah melaporkan kinerja di atas ekspektasi. Pembicaraan tentang batas hutang Amerika Serikat tampak mengalami kemajuan.

Berikut 4 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari Ini:

ASII

  • Resist: Rp6.650 - Rp7.250. 
  • Support: Rp6.525 - Rp5.950. 
  • Rekomendasi: BUY Rp6.525 - Rp6.550 target Rp6.700/Rp6.800 stop loss di bawah Rp6.200.

TLKM  

  • Resist: Rp4.160 - Rp4.530.
  • Support: Rp4.080 - Rp3.720. 
  • Rekomendasi: BUY Rp4.100 - Rp4.120 target Rp4.240/Rp4.300 stop loss di bawah Rp3.900.

JPFA

  • Resist: Rp1.250 - Rp1.360.
  • Support: Rp1.220 - Rp1.110. 
  • Rekomendasi: AKUMULASI BUY target Rp1.250/Rp1.275 stop loss di bawah Rp1.150.

TBIG:  

  • Resist: Rp2.070 - Rp2.250. 
  • Support: Rp2.030 - Rp1.840. 
  • Rekomendasi: AKUMULASI BUY target Rp2.070/Rp2.100 stop loss di bawah Rp2.000.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper