Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Produsen Indomie Indofood CBP (ICBP) Raih Penjualan Rp64,8 Triliun di 2022

Emiten produsen Indomie milik Grup Salim Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) mencetak peningkatan penjualan menjadi Rp64,8 triliun di 2022.
Varian Indomie Mi Goreng. Emiten produsen Indomie milik Grup Salim Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) mencetak peningkatan penjualan menjadi Rp64,8 triliun di 2022. /indomie.com
Varian Indomie Mi Goreng. Emiten produsen Indomie milik Grup Salim Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) mencetak peningkatan penjualan menjadi Rp64,8 triliun di 2022. /indomie.com

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten Grup Salim PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) mengumumkan hasil kinerja sepanjang 2022. Emiten produsen mie instan Indomie ini mencatatkan peningkatan pendapatan, sedangkan laba bersihnya turun pada 2022.

ICBP mencatatkan pertumbuhan penjualan neto konsolidasi sebesar 14 persen menjadi Rp64,8 triliun, dari Rp56,8 triliun tahun lalu. 

Laba usaha ICBP naik 15 persen menjadi Rp13,38 triliun di 2022, dari Rp11,67 triliun. Sementara itu, marjib laba usaha stabil di kisaran 20,6 persen. 

Laba inti atau core profit yang mencerminkan kinerja operasional ICBP meningkat 7 persen menjadi Rp7,31 triliun di 2022, dari Rp6,86 triliun.

ICBP mencatatkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp4,58 triliun pada 2022. Laba bersih tersebut turun 28,31 persen dari Rp6,39 triliun pada 2021.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP Anthoni Salim mengatakan tahun 2022 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi perusahaan-perusahaan FMCG karena ketegangan geopolitik, berbagai perubahan seputar peraturan dan kebijakan, serta kenaikan harga berbagai komoditas. 

"Meskipun demikian, saya gembira ICBP dapat terus mencatatkan kinerja keuangan dan bisnis yang baik di tahun 2022 didukung oleh kekuatan brand equity, pricing power, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat," ucap Anthoni, Senin (27/3/2023). 

Dia melanjutkan, di tahun 2023 ICBP akan tetap fokus mengembangkan kegiatan usaha di Indonesia dan di luar Indonesia secara organik, mengoptimalkan keseimbangan antara pertumbuhan volume penjualan dan profitabilitas, memperkuat posisi pasar di seluruh kategori produk, serta mempertahankan posisi neraca yang sehat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper