Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Waskita (WSKT) Raih Kontrak baru Rp1,38 Triliun Januari 2023

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) memperoleh nilai kontrak baru sebesar Rp1,38 triliun pada Januari 2023.
PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) memperoleh nilai kontrak baru sebesar Rp1,38 triliun pada Januari 2023. Bisnis/Abdurachman
PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) memperoleh nilai kontrak baru sebesar Rp1,38 triliun pada Januari 2023. Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten BUMN Karya, PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) memperoleh nilai kontrak baru sebesar Rp1,38 triliun pada Januari 2023. Capaian tersebut meningkat 139,29 persen dari Rp579,17 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Manajemen WSKT menyebut mayoritas kontrak baru berasal dari proyek BUMN, yakni 71,93 persen dari Rp1,38 triliun. Kemudian 18,01 persen berasal dari pengembangan bisnis, dan 10,06 persen berasal dari pemerintah.

Beberapa proyek yang menjadi sorotan WSKT dari kontrak baru Januari 2023 adalah jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi (Probowangi) Paket Tiga senilai Rp996,82 miliar, dan peremajaan UIN Gunung Djati Bandung senilai Rp131,71 miliar.

Kemudian beberapa proyek lainnya berasal dari entitas usaha WSKT, yakni PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP), PT Waskita Karya Infrastruktur, dan PT Waskita Karya Realty Projects. Masing-masing memiliki nilai kontrak sebesar Rp184,38 miliar, Rp40,11 miliar, dan Rp25,17 miliar.

“Tol Probowangi merupakan perpanjangan dari Jalan Tol Transjawa dan akan menjadi jalan tol terbaru di Pulau Jawa. WSKT akan membangun jalan tol ini melalui Joint Operation (JO) dengan BUMN lain,” tulis manajemen dalam keterangan resmi, Jumat (24/2/2023).

Berdasarkan tender, WKST telah memenangkan tender dengan total nilai kontrak Rp1,12 triliun. Kemudian sebanyak Rp249,66 miliar berasal dari tender anak usaha, dan kontrak baru tanpa tender senilai Rp7,72 miliar.

Berdasarkan proyek, kontrak yang diperoleh melalui JO mencapai Rp1 triliun atau sekitar 72,48 persen dari total nilai kontrak baru di Januari 2023. Kemudian kontrak yang berasal dari non JO mencapai Rp381,37 miliar atau setara 27,52 persen.

Mayoritas proyek yang berasal dari JO disebut memberikan keuntungan bagi WSKT. Keuntungan tersebut seperti meminimalkan risiko pembiayaan, teknologi yang lebih maju, memberdayakan kapabilitas sumber daya manusia melalui transfer pengetahuan, dan meningkatkan bid win rate atau tingkat kemenangan tawaran.

“Pesanan kontrak baru WSKT pada Januari 2023 terdiri dari 100 persen non-turnkey payment yang sejalan dengan strategi perusahaan untuk meminimalkan paparan proyek turnkey,” papar manajemen.

Adapun WSKT memiliki proyek tender yang sedang berlangsung sebesar Rp4,89 triliun per 31 Januari 2023. Sebanyak 82,12 persen dari tender tersebut sedang dalam proses prakualifikasi.

WSKT memprioritaskan permintaan konstruksi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Proyek IKN juga menjadi pasar utama WSKT tahun ini.

“Kami berharap proyek kontrak baru dapat dipertahankan di atas Rp20 triliun pada tahun 2023,” kata manajemen.

WSKT juga mencatatkan total nilai kontrak yang ditangani (order book) sebesar Rp32,83 triliun per Januari 2023. Perseroan juga memperkirakan burn rate akan stabil pada kisaran 25 persen sampai 35 persen dari total order book tahun ini.

WSKT menyebut akan mengoptimalisasikan program proyek konstruksi bersih yang sedang berjalan dengan mengurangi bahan limbah. WSKT juga akan memaksimalkan sistem rantai pasokan yang terpusat yang membuat perseroan dapat mengendalikan volatilitas harga material sepanjang proses pembangunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper