Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham GGRM dan HMSP Mengepul Cuan saat IHSG Anjlok, Sinyal Apa?

Saham GGRM dan HMSP mampu melejit sekalipun IHSG anjlok pada sesi pertama perdagangan hari ini.
Direktur PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) Heru Budiman saat paparan Public Expose Live 2022, Jumat (16/9/2022).
Direktur PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) Heru Budiman saat paparan Public Expose Live 2022, Jumat (16/9/2022).

Bisnis.com, JAKARTA – Dua saham emiten rokok dengan kapitalisasi pasar besar melanjutkan penguatan di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga akhir sesi pertama perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, Rabu (25/1/2023), saham PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) melejit 3,99 persen atau 750 poin ke Rp19.550 hingga sesi I perdagangan hari ini. Price to earning ratio (PER) GGRM parkir di 18,84 kali dengan kapitalisasi pasar Rp37,62 triliun. Selama 5 hari perdagangan terakhir saham GGRM melesat 13,33 persen.

Sementara itu, saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) juga naik 3,51 persen atau 30 poin ke Rp885. PER HMSP bertengger di 15,75 kali dengan kapitalisasi pasar Rp102,94 triliun. Selama 5 hari perdagangan saham HMSP melejit 6,53 persen.

Adapun IHSG terpantau turun 0,34 persen atau 23,31 poin ke 6.873,53. Sebanyak 238 saham menguat, 282 saham melemah, dan 177 saham stagnan. Sepanjang sesi I, IHSG bergerak di kisaran 6.822,50-6.871.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar merekomendasikan saham GGRM hari ini dengan resistensi di 19.300, 19.800, 20.600, 21.850, dan support pada 18.550, 17.900, 16.925, 16.500. Rekomendasi GGRM adalah buy if break 18.800 target 19.300, 19.800, dan stop loss di bawah 17.650.

Menurutnya secara teknikal jika IHSG bisa ditutup harian di bawah 6.845, IHSG masih berpeluang koreksi. Namun apabila IHSG berakhir di atas 6.845, maka ada peluang IHSG menuju 6.906, 6.992, 7.046.

“Level resistance berada di 6.885, 6.906, 6.994, 7.046 dengan support 6.841, 6.802, 6.755, 6.726. Perkiraan laju IHSG hari ini berkisar 6.810 - 6.910” terang Andri, Rabu (25/1/2023).

Secara terpisah, Analis RHB Sekuritas Muhammad Wafi mengatakan IHSG terlihat melakukan koreksi teknikal disertai volume untuk menguji support garis Moving Average (MA)50. Adapun selama bertahan di atas support garis MA50, IHSG berpeluang untuk kembali rebound dan menguji resistance garis MA100.

“Namun, jika breakdown support garis MA50 maka berpeluang untuk melanjutkan koreksinya dan menguji support garis MA20,” ujar Wafi dalam riset, Rabu (25/1/2023).

Beberapa saham yang mendapat rekomendasi adalah PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK), PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA), PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA), dan PT Adi Sarana Armada Tbk. (ASSA).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Farid Firdaus
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper