Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Tambah 20 Kapal, Trancoal Pacific (TCPI) Raih Kredit Rp820 Miliar

Trancoal (TCPI) bakal menambah 20 kapal tug & barge sepanjang 2023 dengan fasilitas pinjaman yang diperoleh senilai Rp820 miliar
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 25 Januari 2023  |  14:45 WIB
Tambah 20 Kapal, Trancoal Pacific (TCPI) Raih Kredit Rp820 Miliar
Emiten pelayaran PT Transcoal Pacific Tbk. (TCPI) menambah dua kapal baru yaitu pusher tug dan pusher barge untuk merespon potensi penambahan jumlah kargo angkutan.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten pelayaran PT Transcoal Pacific Tbk. (TCPI) melalui anak usahanya PT Sentra Makmur Lines menandatangani Surat Pemberian Fasilitas Kredit dengan Bank BUMN senilai Rp820 juta untuk penambahan armada.

Direktur TPCI Erizal Darwis menjelaskan, fasilitas kredit tersebut adalah kredit investasi dengan tujuan membiayai rencana pembelian 20 set kapal tug and barge.

“Kapal tersebut ikut serta sebagai jaminan dan fasilitas kredit beserta dengan jaminan korporasi dari TCPI,” jelasnya dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (25/1/2023).

Nilai fasilitas kredit yang diberikan adalah maksimum Rp820 miliar, dengan jangka waktu fasilitas kredit adalah 102 bulan sejak penandatanganan perjanjian kredit, termasuk grace period dan availability period.

“Fasilitas ini juga akan dikenakan suku bunga provisi, biaya administrasi, biaya komitmen, dari denda dan tunggakan sesuai dengan ketentuan bank,” ungkap Erizal.

Adapun, pemberian fasilitas kredit ini diharapkan bisa memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasional Perseroan.

“Karena TCPI memiliki fasilitas kredit investasi yang akan digunakan untuk menambah armada yang diperlukan oleh perseroan untuk melakukan kegiatan utama perseroan. Diharapkan fasilitas kredit ini juga dapat meningkatkan pendapatan perseroan,” ujarnya.

Di sisi lain, pemberian fasilitas kredit ini juga dapat memberikan dampak hukum berupa beralihnya barang-barang jaminan kepada pemberi pinjaman atau pihak lain, apabila perseroan gagal membayar cicilan pinjaman tepat waktu.

Sebelumnya, emiten pelayaran ini berencana menambah armada kapal sebanyak 10 set pusher tug dan pusher barge untuk menunjang kinerja dan menaikkan target kontrak pada 2023 sekitar 10 persen.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, TCPI menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp450 miliar pada 2023.

Adapun sejumlah kontrak yang telah dikantongi TCPI dari jasa transportasi angkutan batu bara dan layanan floating crane secara volume pada 2022 juga telah mencapai 5,49 juta per ton per September 2022. Kontrak lainya di perusahaan trading solar HSD jasa transportasi BBM Solar merealisasikan jumlah volume sebesar 82,06 KL. Ditambah lagi, perusahaan trading crude palm oil (CPO) sebesar 15.230 KL.

Pada akhir Desember 2022, TCPI juga telah menandatangani perjanijan kerjasama operasi penyediaan armada angkatan batu bara senilai Rp1,5 triliun. Perjanjian tersebut diperoleh dari salah satu perusahaan trading batu bara yang berlaku selama lima tahun untuk pengangkutan batu bara milk pelanggan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Transcoal Pacific TCPI Kinerja Emiten kredit emiten pelayaran
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top