Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

IHSG Terkoreksi Akibat Aksi Profit Taking Saham BUMN, BBRI, TLKM, dan BMRI

IHSG ditutup terkoreksi 0,85 persen pada perdagangan hari ini, Kamis (1/12/2022). Saham-saham BUMN seperti BBRI, TLKM, dan BMRI.
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra - Bisnis.com 01 Desember 2022  |  15:21 WIB
IHSG Terkoreksi Akibat Aksi Profit Taking Saham BUMN, BBRI, TLKM, dan BMRI
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi 0,85 persen pada perdagangan hari ini, Kamis (1/12/2022). Saham-saham BUMN seperti BBRI, TLKM, dan BMRI menjadi terlaris hari ini, tetapi empat saham tersebut turut ditutup terkoreksi.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup melemah 0,85 persen atau 60,51 poin ke level 7.020,8. Sepanjang perdagangan IHSG bergerak di rentang 7.018,26 hingga 7.090,27.

Sebanyak 237 saham yang menguat, 308 saham yang melemah dan 158 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp9.523,62 triliun.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi saham yang paling laris dengan nilai transaksi mencapai Rp1,21 triliun. BBCA ditutup terkoreksi 3,23 persen ke level 9.000.

Saham kedua yang terlaris hari ini masih dari bank BUMN, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dengan nilai transaksi Rp1,2 triliun. BBRI juga terkoreksi 0,80 persen ke level 4.940.

Kemudian saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) mencatatkan nilai transaksi Rp805,5 miliar pada hari ini. TLKM ditutup melemah 1,98 persen ke level 3.960.

Berikutnya adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dengan nilai transaksi mencapai Rp614,2 miliar. BMRI juga mengalami koreksi sebesar 1,19 persen ke level 10.400.

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi IHSG bergerak di rentang 7.011-7.157 hari ini. William menyampaikan rilis data inflasi akan memberikan sentimen terhadap pola gerak IHSG. Kondisi perekonomian yang cukup stabil dapat memberikan perkiraan inflasi dalam kondisi normal dan stabil.

"Sehingga jika terjadi kenaikan merupakan hal wajar dimana perekonomian terlihat mulai bergerak seiring dengan mulai membaiknya situasi," jelasnya dalam publikasi riset.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG BUMN bca
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top