Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BEI Revisi Daftar Papan Utama, IRRA Batal Naik Kasta

Saham IRRA masih akan tercatat di Papan Pengembangan dan tidak masuk dalam Papan Utama yang akan efektif pada tanggal 30 November 2022 hingga 30 Mei 2023.
Artha Adventy
Artha Adventy - Bisnis.com 25 November 2022  |  11:21 WIB
BEI Revisi Daftar Papan Utama, IRRA Batal Naik Kasta
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Itama Ranoraya Tbk. (IRRA) batal melenggang di Papan Utama setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) merevisi kembali emiten yang akan mengisi daftar tersebut.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, IRRA masih akan tercatat di Papan Pengembangan dan tidak masuk dalam Papan Utama yang akan efektif pada tanggal 30 November 2022 hingga 30 Mei 2023.

“Dengan ini Bursa mengumumkan bahwa Bursa tidak melakukan perpindahan papan pencatatan IRRA ke papan utama untuk periode evaluasi bulan November 2022, sehingga efek IRRA tetap akan dicatatkan di Papan Pengembangan,” tulis BEI, dikutip Jumat (25/11/2022).

​Dijelaskan, perubahan kebijakan itu terkait keterbukaan informasi terkini dari IRRA tanggal 24 November 2022 perihal laporan bulan registrasi pemegang saham. Dalam laporan itu disebutkan jumlah saham IRRA mencapai 1,6 miliar lembar.

Rinciannya, PT Global Dinamika Kencana memegang 1.214.583.800 lembar atau 75,91 persen. Lalu, PT Neumedik Jaya mengempit 84 juta lembar atau 5,26 persen. Sedangkan saham untuk indeks 264.640.000 lembar.

Sebelumnya BEI mengumumkan akan memindahkan 11 emiten ke Papan Utama. Namun setelah direvisi dan mengeluarkan IRRA dari daftar, hanya ada 10 emiten yaitu PT Apexindo Pratama Duta Tbk. (APEX), PT Adi Sarana Armada Tbk. (ASSA), PT Bumi Resources Tbk. (BMRS), PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) dan PT Bumi Resources Tbk. (BUMI).

Selanjutnya emiten dengan kode saham ENRG, PT Energi Mega Persada Tbk., PT Inocycle Technology Group Tbk. (INOV), PT City Retail Development Tbk. (NIRO), PT Palma Serasih Tbk. (PSGO) dan PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. (TUGU).

Seiring dengan masuknya emiten baru pada Papan Utama, BEi juga memindahkan empat emiten dari Papan Utama ke Papan Pengembangan. Empat emiten itu ialah PT Makmur Berkah Amanah Tbk. (AMAN), PT Saraswati Griya lestari Tbk. (HOTL), PT Sky Energy Indonesia Tbk. (JSKY) dan PT Trinitas Metals and Minerals Tbk. (PURE).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bei bursa efek indonesia Itama Ranoraya papan utama
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top