Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Minat Beli ST009? Pelajari Dulu Perbedaan Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan

Kenali terlebih dulu perbedaan sukuk ritel dan sukuk tabungan sebelum membeli ST009.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 02 November 2022  |  13:59 WIB
Minat Beli ST009? Pelajari Dulu Perbedaan Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan
ILUSTRASI OBLIGASI. Bisnis - Himawan L Nugraha. Minat Beli ST009? Pelajari Dulu Perbedaan Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah akan segera membuka penawaran Surat Berharga Negara (SBN) ritel jenis sukuk tabungan (ST) seri ST009 pada pekan depan di awal November 2022.

Berdasarkan unggahan pada laman Instagram resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, masa penawaran ST009 akan mulai dibuka pada 11 November mendatang hingga 30 November 2022.

ST009 merupakan seri SBN ritel terakhir yang akan ditawarkan pemerintah pada tahun ini. Sejauh ini, pemerintah telah menawarkan sebanyak 6 seri SBN ritel mulai dari jenis ORI, savings bond ritel (SBR), sukuk wakaf ritel (SWR), hingga sukuk ritel (SR).

Lantas, apa saja perbedaan sukuk tabungan dengan instrumen sukuk lain seperti sukuk ritel? Secara umum, ada sejumlah perbedaan karakteristik antara sukuk tabungan dan sukuk ritel. dari sisi tenor sukuk tabungan memiliki tenor yang lebih pendek dibandingkan dengan sukuk ritel. Pada umumnya, sukuk tabungan ditawarkan dengan tenor selama 2 tahun, sementara sukuk ritel memiliki tenor lebih lama yakni 3 tahun. Dari sisi kupon, sukuk ritel memiliki kupon yang bersifat tetap atau fixed.

Artinya, besaran kupon tersebut berlaku sejak diterbitkan hingga jatuh tempo. Kupon atau imbal hasil sukuk ritel akan sama meskipun terjadi perubahan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Sementara itu, kupon sukuk tabungan bersifat mengambang dengan batas minimal (floating with floor). Artinya, kupon sukuk tabungan berpotensi naik bila suku bungan acuan naik, tetapi tidak bisa turun dari batas minimal meski suku bunga acuan turun.

Perbedaan selanjutnya, sukuk ritel bisa diperdagangkan di pasar sekunder atau tradeable sebelum jatuh tempo. Sukuk ritel dapat pula diperjualbelikan apabila minimum holding period sebanyak tiga kali atau satu kali pembayaran kupon telah dipenuhi. Berbanding terbalik dengan sukuk ritel, sukuk tabungan tidak bisa dijual sebelum jatuh tempo. Meski demikian, sukuk tabungan memiliki fasilitas early redemption yang berarti fitur ini memungkinkan investor menerima sebagian pelunasan pokok instrumen ini oleh pemerintah sebelum jatuh tempo.

Seiring dengan sifatnya yang tradeable, maka investor memiliki potensi mendapatkan keuntungan dari selesih harga atau capital gain jika berinvestasi pada sukuk ritel. Di sisi lain, sukuk tabungan tidak memiliki potensi capital gain karena non-tradeable.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sbn djppr savings bond ritel Bank Indonesia
Editor : Ibad Durrohman
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top