Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ikut Vibes BUMN Karya, Emiten Kontraktor (KRYA) Sasar Proyek IKN

Emiten kontraktor, PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) melihat kesempatan bisnis sektor infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Seremoni Virtual Pencatatan Perdana Saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk dengan kode saham KRYA sebagai Perusahaan Tercatat ke-28 tahun ini di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (25/7/2022)/Dok. BEI
Seremoni Virtual Pencatatan Perdana Saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk dengan kode saham KRYA sebagai Perusahaan Tercatat ke-28 tahun ini di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (25/7/2022)/Dok. BEI

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten kontraktor, PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk. (KRYA) melihat kesempatan bisnis sektor infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur sangat terbuka sehingga membidik proyek baru dari sana.

Direktur Utama Bangun Karya Perkasa Jaya Dharmo Budiono mengatakan perseroan harus bersaing dengan beberapa perusahaan dan membawa konsep dan ide yang relevan dengan pembangunan di IKN Nusantara yang mengutamakan ramah lingkungan.

Nantinya, IKN Nusantara akan menjadi kota yang ultra modern dan membanggakan yang bisa menampakan wajah Indonesia di mata dunia internasional.

“Perseroan berencana bisa berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur di IKN Nusantara dan nantinya proyek yang akan dibidik oleh Perseroan adalah proyek yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat [PUPR]," katanya dalam keterangan resmi, Senin (31/10/2022).

Dia pun menambahkan selama ini KRYA mengincar beberapa proyek pembangkit listrik di berbagai wilayah di Indonesia dan proyek tersebut menjadi salah satu kontributor utama dalam keuangan perseroan.

Sementara itu, hingga kuartal kedua tahun ini KRYA berhasil mendapatkan kontrak baru senilai Rp38 miliar. Angka tersebut sudah 50 persen dari target yang dicanangkan di akhir tahun 2022 mencapai Rp70 miliar.

Perolehan kontrak baru tersebut didapat dari proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Halmahera Timur, dan proyek jasa perluasan coal yard dengan Indonesia Power.

Ke depannya, Perseroan optimistis tahun depan kinerja keuangan akan mengalami peningkatan sesuai dengan prospektus yang disampaikan sebelum mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia lalu.

Saat ini, tingkat Debt Equity Ratio (DER) Perseroan sangat kecil jika dibandingkan dengan emiten BUMN Karya lainnya, dimana tercatat angka DER mencapai 137 persen, kemudian untuk ROE mencapai 13,44 persen, ROA 5,19 persen, ROI 9,18 persen, dan Operating Margin mencapai 7,63 persen.

Dengan demikian, KRYA dibandingkan dengan emiten BUMN karya lainnya diklaim memiliki prospek yang jauh lebih baik dan dapat menjadi alternatif pilihan investasi investor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper