Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pengertian Reksadana, Jenis Hingga Keuntungan dan Risikonya 

Kamu perlu tahu pengertian reksadana  sebelum kamu mencoba berinvestasi menggunakan reksadana. Simak penjelasannya.
Hana Fathina
Hana Fathina - Bisnis.com 15 Oktober 2022  |  13:26 WIB
Pengertian Reksadana, Jenis Hingga Keuntungan dan Risikonya 
Tips investasi reksadana
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Reksadana adalah salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka. 

Reksadana dirancang sebagai sarana untuk menghimpun dana dari masyarakat yang memiliki modal, mempunyai keinginan untuk melakukan investasi, namun hanya memiliki waktu dan pengetahuan yang terbatas. 

Selain itu, reksadana juga diharapkan dapat meningkatkan peran pemodal lokal untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia. Umumnya, reksadana diartikan sebagai wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi. 

Ada tiga hal yang terkait dari definisi tersebut yaitu, pertama adanya dana dari masyarakat pemodal. Kedua, dana tersebut diinvestasikan dalam portofolio efek, dan ketiga dana tersebut dikelola oleh manajer investasi. 

Secara umum jenis reksadana terbagi menjadi empat bagian, yaitu reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran dan saham. 

Berikut ini beberapa penjelasan tentang jenis-jenis reksadana yang sudah dilansir dari berbagai sumber:

1. Reksadana pendapatan tetap

Reksadana pendapatan tetap merupakan jenis reksadana yang menginvestasikan sekurang-kurangnya 80 persen dari aktivanya dalam bentuk efek utang atau obligasi. Tujuannya untuk menghasilkan tingkat pengembalian yang stabil. Risikonya relatif lebih besar dibandingkan reksadana pasar uang. 

2. Reksadana saham

Reksadana uang merupakan jenis reksadana yang menginvestasikan sekurang-kurangnya 80 persen dan aktivanya dalam bentuk efek bersifat ekuitas. Tujuannya untuk pertumbuhan harga saham atau unit dalam jangka Panjang. Risikonya relatif lebih tinggi dan reksa dana dari reksadana pasar uang dan reksadana pendapatan tetap, namun memiliki potensi tingkat pengembalian yang tinggi. 

3. Reksadana campuran

Reksadana campuran merupakan jenis reksadana yang mengalokasikan dana investasinya dalam portofolio yang bervariasi. Instrument investasinya dapat berbentuk saham dan dikombinasikan dengan obligasi.

Tujuannya untuk pertumbuhan harga dan pendapatan. Risiko reksadana campuran bersifat moderat dengan potensi tingkat pengembalian yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan reksadana pendapatan tetap. 

4. Reksadana pasar uang

Reksadana yang satu ini merupakan jenis reksadana yang melakukan investasi pada jenis instrumen investasi pasar uang dengan masa jatuh tempo kurang dari satu tahun. Bentuk investasinya dapat berupa time deposit (deposit berjangka), certificate of deposit (sertifikat deposit), sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Berharga Pasar Uang (SPBU) dan beberapa jenis instrumen investasi pasar uang lainnya.

Keuntungan Investasi Reksadana

1. Investasi reksadana terjangkau, karena bisa dibeli dengan harga minimal Rp.100.000.
2. Risiko investasi reksadana lebih rendah karena diversifikasi investasi oleh MI. 
3. Transparan, investor dapat mengetahui reksadananya diinvestasikan di asset-aset apa saja. 
4. Likuiditas terjaga, investor dapat mencairkan kembali investasinya di setiap hari bursa, yaitu hari kerja yang telah ditetapkan sesuai kalender Bursa Efek Indonesia. 

Risiko Investasi Reksadana

1. Risiko berkurangnya nilai unit karena mengalami fluktuasi. 
2. Risiko likuiditas , jika Sebagian besar investor melakukan penjualan kembali, makan investor kesulitan untuk menarik dananya. 
3. Jika manajer investasi kurang atau tidak berhasil dalam mengelola portofolio efeknya, maka nilai Aktiva Bersih per unit reksadana juga akan menurun nilainya.

Itulah beberapa penjelasan tentang reksadana. Mulai dari pengertian, jenis-jenis hingga keuntungan dan rugi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

reksa dana investasi reksa dana reksadana tips berinvestasi reksa dana
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top