Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Emiten Grup Djarum (TOWR) Habiskan Rp800 Miliar Beli Aset Fiber Optik

Emiten menara Grup Djarum PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) menyelesaikan transaksi pembelian aset fiber optik sebesar Rp800 miliar.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 03 Oktober 2022  |  10:32 WIB
Emiten Grup Djarum (TOWR) Habiskan Rp800 Miliar Beli Aset Fiber Optik
Wakil Presiden Direktur PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) Adam Gifari dalam public expose live 2022, Selasa (13/9/2022) - Bisnis/Annisa Saumi.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten menara Grup Djarum PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) menyelesaikan transaksi pembelian aset fiber optik sebesar Rp800 miliar.

TOWR melalui anak dan cucu usahanya,  PT BIT Teknologi Nusantara, menyelesaikan transaksi pembelian aset fiber optik milik PT Alita Praya Mitra dengan nilai transaksi setelah penyesuaian sebesar Rp800 miliar.

Presiden Direktur Sarana Menara Nusantara Ferdinandus Aming Santoso mengatakan, aset fiber optik yang dibeli ini memiliki panjang sekitar 10.800  kilometer yang dapat menghasilkan pendapatan (revenue generating fiber), dengan nilai kontrak jangka panjang dan tidak dapat dibatalkan sebesar lebih dari Rp855 miliar.

Sebagian besar aset fiber optic ini digunakan untuk melayani pengoperasian tower milik XL dan IOH yang terletak di beberapa lokasi strategis, termasuk Surabaya, Solo, Malang, dan Bali.

“Aset Alita yang berkualitas tinggi merupakan pelengkap dari 110.000 kilometer fiber yang menghasilkan pendapatan yang telah dimiliki iForte dan dapat meningkatkan pelayanan kami untuk tower fiber dan jasa konektivitas,“ ucap Ferdinandus dalam keterangan resminya, Senin (3/10/2022).

Sebagai informasi, BIT Teknologi Nusantara merupakan anak perusahaan yang seluruh sahamnya dimiliki oleh PT iForte Solusi Infotek, anak perusahaan PT Profesional Telekomunikasi Indonesia.
 
Redpeak Advisers bertindak selaku penasehat keuangan Protelindo untuk transaksi ini.

Laporan Informasi atau Fakta Material sesuai dengan Peraturan OJK No. 31/POJK.04/2015 tentang Laporan Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik dan Keputusan Direksi BEI No. Kep-00015/BEI/01-2021, Perubahan Peraturan No. I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi adalah sebagaimana berikut ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sarana menara nusantara djarum towr fiber optik
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top