Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Strategi NFCX di Motor Listrik Lewat Volta, Harga Mulai Rp12,7 Juta

Entitas Grup M Cash (MCAS), NFCX melalui PT Volta Indonesia memperkenalkan program motor listrik murah.
Dewi Fadhilah Soemanagara
Dewi Fadhilah Soemanagara - Bisnis.com 29 September 2022  |  13:22 WIB
Strategi NFCX di Motor Listrik Lewat Volta, Harga Mulai Rp12,7 Juta
Direktur PT Volta Indonesia Semesta, Willty Awan didampingi Walikota Semarang Hendrar Prihadi (kedua kanan) dan Brand Ambassador Volta, Deddy Corbuzier (tengah) berfoto bersama seusai peresmian Pabrik Motor Listrik Volta di Kawasan Industri Candi Semarang, Kamis (11/11/2021). (Bisnis - Alif)
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Anak usaha PT NFC Indonesia Tbk. (NFCX), Grup MCAS yaitu PT Volta Indonesia membidik pasar electric vehicle atau kendaraan listrik (EV) harga terjangkau melalui program motor listrik Volta Plus+.

CEO Volta Indonesia, Iwan Suryasaputra mengatakan, Volta Plus+ merupakan upaya perseroan memperkenalkan motor listrik yang lebih ramah lingkungan.

“Kini Volta menghadirkan program Volta Plus+ dengan DP dan cicilan rendah, harapannya motor listrik Volta semakin terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip, Kamis (29/9/2022).

Volta Plus+ merupakan program spesial motor listrik murah yang dibanderol dengan harga mulai dari Rp12,7 juta on the road (OTR) Jakarta. Produk Volta yang ditawarkan yaitu seri Volta 401 dan seri Virgo and The Sparklings.

Selain itu, Volta juga memperkenalkan motor listrik Mandala edisi Bumi Langit. Motor listrik seri terbaru ini memiliki 2 slot baterai dengan jarak tempuh sampai 130 kilometer dan kecepatan maksimal 55 kilometer per jam dengan harga Rp18,5 juta OTR Jakarta.

Dalam acara pembukaan Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2022, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengatakan pihaknya berupaya menginformasikan perkembangan inovasi terbaru kendaraan listrik di Indonesia.

““Pengembangan kendaraan listrik di era sebelumnya difokuskan pada penguasaan teknologi komponen kunci, seperti motor listrik, baterai, control system/power electronics, platform dan charging system,” pungkasnya.

Peluang bisnis motor listrik di Indonesia bisa dikatakan cukup potensial, mengingat sejumlah regulasi telah dipersiapkan pemerintah.

Salah satunya, Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) untuk Transportasi Jalan.

Per 2021, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkirakan jumlah motor listrik mencapai 1,34 juta unit. Targetnya, produksi battery electric vehicle (BEV) pada 2030 mendatang dapat menyentuh 2,45 juta unit untuk kendaraan roda dua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nfc NFCX Motor Listrik PT Volta Indonesia Semesta MCAS
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top