Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

10 Saham Top Losers Sepekan, Ada Grup Bakrie hingga Grup MNC

Saham Grup Bakrie masuk ke dalam daftar saham paling menurun dalam sepekan ini.
Karyawan melintas di depan layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (5/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Karyawan melintas di depan layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (5/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah saham terpantau merosot pada perdagangan bursa sepekan, 12—16 September 2022 di tengah penurunan IHSG.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) Sabtu, (17/9/2022), PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ) menempati posisi pertama 10 top losers pekan ini, turun 24,14 persen ke posisi Rp132.

Sementara itu, di posisi kedua top losers ada PT Grand House Mulia Tbk. (HOMI) yang terkoreksi 21,71 persen menjadi Rp595, dari posisi harga pekan sebelumnya Rp760.

Selain itu, ada emiten grup Bakrie PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. (UNSP) yang melemah 21,05 persen dalam sepekan, membawanya ke level Rp135 per saham.

Di posisi keempat dan kelima top losers ditempati emiten grup MNC PT MNC Kapital Indonesia Tbk. (BCAP) yang turun 19,74 persen ke level Rp122. Dibawah BCAP terdapat saham PT Berkah Beton Sadaya Tbk. (BEBS) yang turun 19,22 persen ke level Rp4.120.

Emiten grup Bakrie lainnya yang tergolong dalam top losers pekan ini adalah PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) dan PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR). Masing-masing turun sebanyak 17,24 persen dan 17,14 persen.

Lebih lanjut, ada ASHA, AYLS, dan CMNT yang turut meramaikan jajaran top losers BEI dalam sepekan.

Secara keseluruhan, top losers mengalami penurunan saham dalam sepekan antara 16,74 persen hingga 24,14 persen.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menurun 1,02 persen pada level 7.168,870 dari posisi 7.242,656 pada penutupan pekan lalu. Kapitalisasi pasar Bursa mengalami perubahan 0,38 persen menjadi Rp9.426,531 triliun dari Rp9.462,813 triliun pada minggu lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper