Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Akhir Pekan Hijau, IHSG Pertahankan Tren Bullish sejak Juli 2022

IHSG berhasil menguat naik 0,91 persen sepanjang pekan ini. IHSG berhasil mempertahankan uptrend yang terjadi sejak Juli 2022.
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (20/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (20/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan tren penguatan dengan menguat 0,91 persen atau 65,48 poin sepanjang pekan ini, atau periode perdagangan Senin (5/9/2022) hingga penutupan Jumat (9/9/2022).

Pada akhir pekan, IHSG bertengger di level 7.242,65. Saham-saham sektor energi terutama batu bara membantu pergerakan IHSG di zona hijau.

Head of Research NH Korindo Sekuritas Liza Camelia Suryanata menilai IHSG melanjutkan tren naik yang dimulai sejak Juli lalu. Pergerakan terlihat sehat senantiasa di atas MA10 dan MA20. Pergerakan ini mengikuti support trendline simple yang tersedia atau terus berada di zona hijaunya.

"Hambatan demi hambatan dilalui meski sempat galau berhari-hari di sekitar resistance 7.200 sekarang berubah peran menjadi support terdekat, dan saat ini kembali dalam perjuangan berusaha naik kelas ke atas 7.260-7.288," jelasnya, Jumat (9/9/2022).

Dia pun menyarankan agar para investor terutama investor ritel tetap mempertahankan posisi portofolio atau hold. Alasannya, pasar secara umum menguat, tetapi menyimpan risiko buying momentum yang semakin melemah terlihat dari RSI negative divergence.

Penutupan IHSG di atas level 7.200 menurutnya sudah cukup baik karena setidaknya mengamankan tren naik IHSG hingga akhir pekan. NH Korindo memperkirakan level support 7.200-7190 dan resistance pada 7.260-7.288.

Pada penutupan perdagangan hari ini, Jumat (9/9/2022), tercatat ada 235 saham menguat, 288 saham melemah, dan 177 saham stagnan alias tidak mencatatkan adanya perubahan. Kapitalisasi pasar naik ke Rp9.493,51 triliun.

Saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) mengalami pelemahan 4 persen menjadi 192. Tetap menduduki posisi saham dengan nilai perdagangan tertinggi mencapai Rp1,6 triliun dengan volume 8,1 miliar lembar saham.

Sementara itu, grup perbankan besar kompak menghijau membantu menutup IHSG di zona hijau. Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) meningkat 1,4 persen atau 125 poin ke level 9.075 dengan nilai perdagangan Rp579,8 miliar.

Emiten bank lain seperti, BBCA, BBRI, BBNI menguat dengan naik 0,3 persen, 0,22 persen, dan 0,28 persen seiring dengan volume perdagangan yang juga tinggi.

Saham-saham top gainers di antaranya OKAS< OBMD, SMDM, JKON, DEWI, dan PSKT yang masing-masing harga sahamnya melompat 34,93 persen, 24 persen, 18,54 persen, 17,65 persen, 13,08 persen, dan 11,69 persen.

Saham 10 besar big caps menguat kembali dipimpin TPIA yang melejit 6,94 persen ke level 2.620. Selanjutnya, ada ASII dan TLKM yang naik 1,88 persen dan 0,88 persen.

Saham komoditas seperti HRUM, ANTM, INDY, dan ADRO juga menguat masing-masing 3,39 persen, 2,86 persen, 1,63 persen, dan 0,25 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper