Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sempat Setop Penarikan Dana, Investor Minta CEO Zipmex Resign

Sejumlah pemegang saham dan calon investor bursa kripto ini kemudian meminta CEO Zipmex Marcus Lim resign.
Fahmi Ahmad Burhan
Fahmi Ahmad Burhan - Bisnis.com 15 Agustus 2022  |  18:40 WIB
Sempat Setop Penarikan Dana, Investor Minta CEO Zipmex Resign
Sejumlah pemegang saham dan calon investor bursa kripto meminta CEO Zipmex Marcus Lim resign. - Ilustrasi Bitcoin. Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa kripto global, Zipmex sempat menghentikan akses penarikan dana karena terdampak masalah keuangan yang dialami rekanan mereka Celsius dan Babel Finance. Sejumlah pemegang saham dan calon investor bursa kripto ini kemudian meminta CEO Zipmex Marcus Lim resign.

Seorang pemegang saham besar Zipmex telah menulis surat kepada Lim dan memintanya untuk mengundurkan diri. “Alasannya, pemegang saham telah kehilangan kepercayaan kepada Zipmex karena terdampak Babel,” kata salah satu pemegang saham kepada Bloomberg, Senin (15/8/2022).

Kemudian, beberapa calon investor dalam penggalangan dana yang diusulkan Zipmex juga ingin Lim mengundurkan diri sebelum memberikan pendanaan.

Perusahaan akan mengadakan rapat umum luar biasa pada 17 Agustus untuk membahas situasi tersebut. Sedangkan, Lim memiliki hampir 25 persen saham di Zipmex.

Kepada Bloomberg, Lim mengatakan bahwa masalah internal posisi eksekutif sedang ditangani oleh dewan dan pemegang saham. “Tim manajemen fokus pada pelaksanaan rencana pemulihan perusahaan,” ujar Lim.

Pemegang saham dan calon investor meminta Lim mundur karena keputusan manajemen yang mereka anggap menyebabkan krisis keuangan parah di Zipmex.

Diketahui, bursa kripto tersebut mengalami krisis uang tunai setelah terdampak runtuhnya perusahaan aset kripto Babel Finance dan Celsius.

Zipmex mempunyai eksposur di Babel senilai US$48 juta dan US$5 juta dengan Celsius. Zipmex terus bekerja secara aktif dan berusaha menyelesaikan situasi ini untuk memulihkan sisa dana yang masih menggantung.

Sedangkan, masalah keuangan ini membuat Zipmex sempat menghentikan penarikan dana fiat dan kripto untuk sementara.

Adapun, Zipmex beroperasi di beberapa negara Asia seperti Thailand, Singapura, Indonesia, dan Australia. Di Thailand, Zipmex memiliki lisensi perdagangan aset digital dari Securities and Exchange Commission of Thailand (SEC Thailand).

Di Singapura, Zipmex memiliki izin sebagai penyedia layanan pembayaran, bukan lisensi penuh dibawah bank sentral Singapura yang mengatur aset kripto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

zipmex aset kripto
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top