Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Operasi Senyap Sinar Mas Perkuat Bisnis Data Center via FREN dan MORA

Grup Sinar Mas berupaya memperkuat bisnis data center melalui dua unit usaha PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) atau Moratelindo dan PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN).
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 12 Juli 2022  |  17:05 WIB
Operasi Senyap Sinar Mas Perkuat Bisnis Data Center via FREN dan MORA
Grup Sinar Mas berupaya memperkuat bisnis data center melalui dua unit usaha PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) atau Moratelindo dan PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN). - Bisnis/Abdullah Azzam
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Grup Sinar Mas berupaya memperkuat bisnis data center melalui dua unit usaha PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) atau Moratelindo dan PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN).

Moratelindo berencana melakukan penawaran umum perdana saham atau IPO sebanyak-banyaknya 2,61 miliar atau 11 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perseroan. Perseroan memperkirakan dapat meraih dana IPO hingga Rp1,03 triliun.

Direktur Utama Moratelindo Galumbang Menak menuturkan dengan dana Rp1 triliun ini, perseroan mampu meningkatkan kapasitas data center miliknya.

"Kami selalu mengandalkan pinjaman bank maupun sukuk atau ijarah. Dengan IPO ini, dengan perkiraan dana Rp1 triliun, modal usaha akan meningkat," ujar Galumbang dalam konferensi pers Moratelindo, Selasa (12/7/2022).

Menurutnya, investasi MORA ke depan akan difokuskan untuk memperluas coverage, memperluas akses fiber to the home dan building, ducting, dan memperbesar kapasitas pusat data atau data center milik perseroan.

"Sekarang ini kami memiliki data center yang kapasitasnya sudah 70 persen dan akan segera kami upgrade atau perbesar kapasitasnya," tuturnya.

Sementara itu, pada tahun lalu Presiden Direktur Smartfren Telecom Merza Fachys menyatakan perseroan bakal membangun data center pada 2022. Adapun proyek itu merupakan kerjasama antara perseroan dengan perusahaan dari Dubai.

"Pembangunan data center sedang kami follow up dari hasil perjanjian kemarin. Saat ini kami sedang buat perencanaam komplit dan komprehensif sehingga dapat segera dilaksanakan," ungkapnya dikutip pada Selasa (12/7/2022).

Sebelumnya, Sinar Mas bekerjsama dengan perusahaan asal Dubai untuk membangun data center terbesar di Indonesia dan pengembangan Smart city.

Kedua proyek itu menggandeng perusahaan asal Abu Dhabi yang bergerak di sektor Artificial Intelligence (AI) dan Cloud Computing yakni Group 42 (G42). Adapun eksekutor proyek adalah unit usaha Smartfren dan Sinar Mas Land telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU).

Mereka sepakat untuk membangun pusat data berkapasitas 1000 MegaWatt (MW) di Indonesia dan berkolaborasi dalam mentransformasikan BSD City menjadi smart city.

Franky Oesman Widjaja, Chairman & CEO, Sinar Mas Telecommunications & Technology mengatakan Smartfren memahami pentingnya pusat data sebagai tulang punggung perkembangan industri digital di Indonesia.

"Kami optimis, kerja sama ini akan mewujudkan pembangunan pusat data di tanah air dan menjaga kedaulatan data nasional yang sedang dilakukan Pemerintah Indonesia. Selain itu, berkembangnya pusat data ini akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, juga akan memacu inovasi sektor industri 4.0 di tanah air," ujarnya dalam keterangan resmi Jumat (12/11/2021).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

data center sinar mas moratelindo smartfren fren
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top