Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Trisula International (TRIS) Akan Bagi Dividen Rp5,4 Miliar, RUPST Ganti Dirut

Trisula International (TRIS) dapat mempertahankan kinerja positif di tengah pemulihan pandemi Covid-19 pada 2021. Bahkan, TRIS dapat terus secara konsisten membagikan dividen.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 28 April 2022  |  07:39 WIB
Aktivitas produksi garmen Trisula International - Dok.Perusahaan.
Aktivitas produksi garmen Trisula International - Dok.Perusahaan.

Bisnis.com, JAKARTA - PT Trisula International Tbk. (TRIS) menyampaikan akan membagikan dividen sebesar Rp5,4 miliar dari total laba bersih tahun buku 2021. Rencana pembagian dividen ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada hari Rabu, 27 April 2022.

Direktur Utama TRIS Widjaya Djohan menjelaskan, pihaknya bersyukur sepanjang tahun 2021 TRIS dapat mempertahankan kinerja positif di tengah pemulihan pandemi Covid-19. Bahkan, TRIS dapat terus secara konsisten membagikan dividen kepada para pemegang saham.

"Hal ini tentu tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan yang didapat TRIS dari berbagai pihak sehingga mampu melalui tahun 2021 dengan baik. Pembagian dividen ini juga merupakan apresiasi kami kepada para pemegang saham TRIS,” kata Widjaya dalam keterangan resminya, Rabu (27/4/2022).

Selain itu, RUPST juga telah menyetujui perubahan susunan direksi dan dewan komisaris TRIS yang baru untuk periode 2022-2024, yaitu Widjaya Djohan sebagai Direktur Utama, Kartono Budiman sebagai Direktur, Tjhoi Lisa Tjahjadi sebagai Komisaris Utama dan Fendy Sutanto sebagai Komisaris Independen TRIS.

Widjaya melanjutkan, tahun 2021 merupakan tahun yang penuh tekanan, seiring dengan munculnya varian baru Covid-19 yang membawa dampak signifikan bagi para pelaku usaha pada umumnya.

TRIS mencatat penurunan penjualan neto sebesar 3,8 persen menjadi Rp1,10 triliun pada 2021, yang merupakan dampak dari penurunan kinerja penjualan lokal yang turun sebesar 21,9 persen, terutama pada segmen penjualan seragam yang paling terpengaruh akibat pembatas sosial dan penundaan proyek pengadaan seragam.

Meski demikian, kinerja penjualan ekspor TRIS mengalami peningkatan sebesar 14,1 persen. Sepanjang 2021, kontribusi pasar ekspor didominasi oleh Australia, Selandia Baru, Amerika, Jepang, dan Inggris. TRIS juga mencatatkan laba usaha sebesar Rp43,8 miliar, meningkat 30,5 persen YoY dan laba neto tahun berjalan sebesar Rp18,02 miliar, meningkat 552,1 persen YoY.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dividen rupst trisula international emiten tekstil
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top