Bisnis.com, JAKARTA — Emiten tekstil PT Trisula International Tbk. (TRIS) menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 10% pada 2025.
Direktur Trisula International Kartono Budiman mengatakan bahwa perusahaan memiliki beberapa strategi untuk mencapai target tersebut pada tahun ini.
"Strategi kami pada 2025 ini dan juga akan terus berkelanjutan adalah selalu berusaha lebih dekat ke customer," katanya kepada awak media di Cimahi, Bandung, Kamis (27/2/2025).
Dia mengatakan bahwa strategi itu dilakukan dengan layanan made to measure, yakni perusahaan bisa menerima pesanan secara langsung sesuai ukuran pelanggan.
Lalu, dia menjelaskan bahwa strategi selanjutnya adalah dengan menggunakan otomatisasi semaksimal mungkin, dan terus menjaga konsistensi kualitas.
Kemudian, dia mengungkap bahwa 60% penjualan Trisula International adalah untuk kebutuhan ekspor, maka perseroan berencana memperluas cakupan ekspor.
Baca Juga
Kartono menyatakan bahwa perseroan sudah melakukan ekspansi yang sampai saat ini sudah merambah ke Amerika, Australia, Inggris, hingga Asia. Namun sejauh ini belum merambah ke Afrika.
"Untuk Australia dan New Zealand kami sudah hadir cukup signifikan di sana, karena di pasar market yang kami pegang di sana, baik itu dari bisnis fashion, retail, maupun uniform, kami cukup kuat hadir di sana," ujarnya.
Seperti diketahui, berdasarkan laporan keuangan per September 2024, Trisula Internasional mencetak kinerja penjualan sebesar Rp1,08 triliun, tumbuh 3,5% secara tahunan (yoy) dari Rp1,04 triliun per September 2023.
Adapun segmen manufaktur yakni produksi kain dan garmen masih menjadi kontributor terbesar terhadap penjualan PT Trisula International Tbk. (TRIS).
Selain itu, laba bersih tahun berjalan TRIS juga meningkat 15,7% yoy menjadi Rp62,23 miliar hingga kuartal III/2024, dari Rp53,77 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
________
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.