Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Batu Bara Selangit, Simak Rekomendasi Saham BRI Danareksa

Harga batu bara tercatat mengalami kenaikan di tengah konflik geopolitik Rusia-Ukraina, simak rekomendasi saham BRI Danareksa Sekuritas.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 14 Maret 2022  |  08:19 WIB
Harga Batu Bara Selangit, Simak Rekomendasi Saham BRI Danareksa
Pekerja mengoperasikan alat berat saat bongkar muat batu bara ke dalam truk di Pelabuhan PT Karya Citra Nusantara (KCN), Marunda, Jakarta, Rabu (12/1/2022). ANTARA FOTO - M Risyal Hidayat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Harga batu bara tercatat mengalami kenaikan di tengah konflik geopolitik Rusia-Ukraina, simak rekomendasi saham BRI Danareksa Sekuritas.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Hasan Barakwan memperkirakan, harga batu bara akan tetap kuat pada 2022. Pasalnya, pemerintah China telah menetapkan harga tertinggi pada tingkat yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata tahun 2021.

Selain itu, menurutnya, ketegangan Rusia dan Ukraina dapat memicu krisis energi di Eropa. Gangguan pasokan gas dapat mendorong pengguna di Eropa untuk beralih ke batu bara.

"Potensi krisis energi dapat mengakibatkan lonjakan harga batu bara Eropa," ujar Hasan dalam risetnya, dikutip Minggu (13/3/2022).

Pihaknya melihat volatilitas harga batu bara masih tinggi karena potensi krisis energi Eropa. Hasan memperkirakan harga batu bara akan berkisar di sekitar US$150/ton pada 2022.

"Seiring dengan kinerja pendapatan yang luar biasa, kami percaya emiten akan menawarkan hasil dividen yang menarik pada tahun 2021 dan 2022," tuturnya.

Adapun BRI Danareksa Sekuritas menyukai saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) dengan rekomendasi buy dengan target price (TP) Rp28.000 dan PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) dengan TP Rp3.500 sebagai pilihan jangka pendek, karena perusahaan-perusahaan ini berpotensi menawarkan hasil dividen yang tinggi.

Akan tetapi, dalam jangka panjang, pihaknya lebih memilih PT Harum Energy Tbk. (HRUM) dengan TP Rp12.800 dan PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) dengan TP Rp2.800.

Pasalnya, menurut BRI Danareksa emiten-emiten ini layak mendapatkan penilaian premium dengan upaya serius untuk mendiversifikasi atau mengganti bisnis batu baranya dengan bisnis ramah ESG.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham bri batu bara rekomendasi saham
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top