Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Red Planet Holdings Jual Seluruh Saham di Emiten Milik Arsjad Rasjid PSKT

Red Planet Holdings tercatat melepas seluruh sahamnya di perusahaan milik Bos Indika Energy Arsjad Rasjid, yakni Red Planet (PSKT) sejumlah 986.943.487 atau 9,53 persen.
Red Planet Hotel Makassar, salah satu hotel dalam jaringan hotel Red Planet. PT Red Planet Indonesia Tbk. menargetkan tingkat penghunian kamar atau okupansi bisa mencapai 63 persen hingga akhir 2020./redplanetindonesia.com
Red Planet Hotel Makassar, salah satu hotel dalam jaringan hotel Red Planet. PT Red Planet Indonesia Tbk. menargetkan tingkat penghunian kamar atau okupansi bisa mencapai 63 persen hingga akhir 2020./redplanetindonesia.com

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten perhotelan PT Red Planet Indonesia Tbk. (PSKT) kehilangan salah satu pemegang saham pengendalinya Red Planet Holdings (Indonesia) Limited. Adapun, Arsjad Rasjid masih menjadi salah satu pemegang saham terbesar.

Berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan, Rabu (9/2/2022), Red Planet Holdings tercatat melepas seluruh saham yang dimilikinya di PSKT sejumlah 986.943.487 atau 9,53 persen per Selasa (8/2/2022).

Sementara itu, pemegang saham pengendali lainnya, PT Basis Utama Prima menambah kepemilikannya dari 31,23 persen menjadi 40,77 persen. PT Basis Utama Prima yang sebelumnya memiliki 3,23 miliar lembar saham kini menjadi 4,21 miliar lembar saham.

Sisanya, kepemilikan PT Crio Indonesia tetap sebesar 9,6 persen atau 994,20 juta saham, dan Moh. A.R.P. Mangkuningrat atau lebih dikenal sebagai Arsjad Rasjid tetap sebanyak 29,77 persen atau 3,08 miliar lembar saham. Arsjad menjabat sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia dan juga Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk. (INDY).

Pada perdagangan Rabu (9/2/2022) pukul 13.50 WIB, harga saham PSKT tercatat bergerak di zona hijau, melambung 17,35 persen ke 115 setelah pada penutupan sebelumnya parkir di 98.

Secara dalam setahun, harga saham PSKT naik 130 persen meskipun pada hari ini dilego asing dengan net sell senilai Rp30,19 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Mutiara Nabila
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper