Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OBM Drilchem (OBMD) Resmi Melantai di Bursa, Siap Berburu Kontrak Baru

PT OBM Drilchem Tbk (OBMD) akan menggunakan dana IPO untuk pembelian bahan baku sehingga dapat mengantisipasi kontrak di masa mendatang.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 08 Desember 2021  |  09:53 WIB
PT OBM Drilchem Tbk (OBMD) resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (8/12 - 2021). Istimewa
PT OBM Drilchem Tbk (OBMD) resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (8/12 - 2021). Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten PT OBM Drilchem Tbk (OBMD) resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (8/12/2021) dengan harga perdana Rp180 per saham.

Emiten bersandi OBMD melepas sebanyak 182 juta lembar saham atau 24,86 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah Penawaran Umum Perdana Saham (IPO). Artinya, OBMD meraih dana sebesar Rp32,76 miliar dari IPO.

Wakil Presiden Direktur OBMD Ivan Alamsyah menjelaskan langkah perusahaan melakukan pencatatan pada Bursa Efek Indonesia melalui IPO merupakan langkah strategi perusahaan dalam meningkatkan kapasitas pendanaan perusahaan dan untuk tata kelola yang lebih baik.

"Seluruh dana yang diperoleh perseroan dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham, akan seluruhnya digunakan oleh Perseroan untuk pembelian bahan baku berupa serbuk serat selulosa dan Kalsium Karbonat dari pihak ketiga untuk mengantisipasi kontrak-kontrak yang akan diperoleh Perseroan di masa yang akan datang," ungkap Ivan dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (8/12/2021).

Perseroan merupakan emiten dari sektor basic material yang bergerak di bidang memproduksi bahan aditif untuk mencegah kerugian yang terjadi dalam aktivitas pengeboran dengan menggunakan teknologi serat.

Kinerja OBMD di masa pandemi ini masih mencatatkan pertumbuhan yang cukup baik. Ivan masih sangat optimistis dengan perkembangan usaha perseroan, apalagi adanya target dari Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan produksi minyak dan gas.

Berdiri sejak 1996, OBMD merupakan perusahaan Indonesia dengan jangkauan Internasional yang memproduksi bahan aditif untuk mencegah kerugian yang terjadi dalam aktivitas pengeboran dengan menggunakan teknologi serat yang merupakan salah satu pemain terdepan di bidangnya.

Produk-produk yang dijual oleh Perseroan bertujuan untuk mengurangi waktu non-produktif di site, membantu meningkatkan stabilitas sumur bor, mencegah kehilangan cairan pada sumur bor, mencegah penempelan diferensial, mengurangi torsi dan tarikan yang berlebihan dan meningkatkan pembersihan lubang.

Perseroan juga menawarkan berbagai jenis jasa terkait kegiatan on-site dan off-site yang meliputi membuat desain proposal teknis dan solusi sesuai dengan jenis sumur masing-masing, menyediakan jasa engineering dan pelatihan dalam pengggunaan produk-produk OBMD on-site, dan menyediakan jasa custom desain dan produk sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelanggan.

Sehubungan dengan target pemerintah untuk mewujudkan produksi minyak sebesar 1 Juta barel per hari (bph) dan gas sebanyak 12 miliar kaki kubik per hari (BCFD) pada 2030 mendatang, Perseroan meyakini akan adanya peningkatan permintaan untuk produk yang dihasilkan oleh perseroan.

“Didukung oleh pusat produksi dan fasilitas riset yang berada di daerah Karawang, Jawa Barat yang merupakan kawasan industri strategis untuk distribusi baik Nasional maupun Internasional, maka kami yakin dapat menunjang target Pemerintah Indonesia hingga 2030,” jelas Ivan.

Selain itu, perseroan saat ini juga sedang menjalin kerja sama dengan pihak luar negeri untuk penggunaan produk OBMD di area pengeboran minyak di Timur Tengah dan Eropa Timur.

Dengan tingkat TKDN 100 persen, OBMD juga mendukung penggunaan sumber daya dalam negeri baik bahan baku dan sumber daya manusia, untuk kemajuan negara Indonesia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia ipo OBM Drilchem
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top