Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Awal Pekan Depan Kode Broker Ditutup, Ini Kata BCA Sekuritas

Ada potensi penurunan volume transaksi karena investor memerlukan waktu dan upaya transisi karena selama ini telah terbiasa dengan kehadiran kode broker. 
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 02 Desember 2021  |  23:27 WIB
Karyawan memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). - JIBI/Abdullah Azzam
Karyawan memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Terkait dengan rencana Bursa Efek Indonesia menutup kode broker pada Senin, 6 Desember 2021 mendatang, PT BCA Sekuritas mengungkapkan hal tersebut akan berdampak dalam jangka pendek bagi perusahaan. 

Presiden Direktur BCA Sekuritas Mardy Sutanto menyampaikan adanya kemungkinan dampak jangka pendek dari rencana BEI tersebut. 

Menurutnya dampak tersebut bisa berupa penurunan volume transaksi karena investor memerlukan waktu dan upaya transisi karena selama ini telah terbiasa dengan kehadiran kode broker. 

Mardy melanjutkan, saat ini sudah banyak bursa di dunia, khususnya pasar yang telah matang yang menutup kode broker. Oleh sebab itu, menurutnya keputusan BEI tersebut bukanlah sesuatu yang baru di dunia pasar modal. 

“Kami tentunya berharap potensi penurunan ini akan berlangsung singkat dan akan diikuti dengan rebound dan growth yang berkelanjutan,” ujar Mardy kepada Bisnis, Kamis (2/12/2021). 

Dia juga mengaku BCA Sekuritas mendukung penuh inisiasi positif dari BEI terkait rencana penutupan kode broker tersebut. 

Hal ini berkenaan dengan harapan agar para investor, khususnya pemula dan milenial lebih berhati-hati dalam menetapkan pilihan investasinya. 

Mardy mengatakan, setiap keputusan investasi saham seyogyanya didasarkan oleh analisa yang tajam dan rasional, sehingga share price discovery akan sehat dan komersial bukan hanya sekedar mengikuti arus saja.  

Sebelumnya, Kepala Divisi Inkubasi Bisnis BEI, Irmawati Amran mengatakan, penutupan kode broker pada 6 Desember mendatang guna memberikan perlindungan investor dari praktik herding behavior.

"Kebijakan ini dilakukan untuk mengurangi bentuk investasi di pasar modal kita dengan cara ikut-ikutan orang lain, atau anggota bursa," katanya Edukasi Wartawan Pasar Modal terkait Sosialisasi Proyek Pre-Closing dan Penutupan Kode Broker, Rabu (24/11/2021).

Dengan berlakunya penutupan kode broker, investor tidak lagi dapat melihat anggota bursa (AB) yang mentransaksikan saham tertentu selama perdagangan berlangsung. Investor juga tidak dapat melihat tipe investor dalam perdagangan real-time yang ditampilkan dengan kode F untuk investor asing atau D bagi investor domestik.

Kendati demikian, Irma memastikan investor masih dapat melihat data-data tersebut setelah sesi perdagangan usai. Mereka dapat mengaksesnya melalui laman resmi BEI.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia broker bca sekuritas
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top